Nikita Mirzani Pilih Masuk Neraka, Ini Tanggapan Buya Yahya

Ichsan Suhendra, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVANikita Mirzani lagi-lagi bikin kehebohan. Kali ini, wanita yang akrab disapa Nyai itu mengatakan untuk memilih masuk neraka dan tidak terlalu mendambakan surga.

"Lagian gue kan juga udah bilang, gua enggak tergila-gila sama surga, say. Gue mah di neraka juga nggak apa-apa. Gue happy. Gue mending masuk neraka aja, banyak ketemu artis-artis. Bukan artis Indonesia ya. Males banget," kata Nikita Mirzani di akun pribadi Instagramnya.

Hal tersebut menggelitik salah satu jemaah yang hadir dalam pengajian yang diisi oleh Buya Yahya. Jemaah tersebut menanyakan mengenai pernyataan yang mengentengkan neraka. Mengenai hal ini, Buya Yahya memberikan jawaban.

Baca juga: Nikita Mirzani: Gak Tergila-gila Surga, Gue Mending Masuk Neraka

"Kalau ada seorang hamba yang berkata semacam itu, maka dia telah kecelakaan besar. Kita harus sedih, dia mendapatkan musibah. Bukan saja tabrakan kepalanya retak, tapi imannya yang hilang. Kita doakan dapat hidayah dan sadar kalau ada orang semacam itu," ujarnya di akun YouTube 151 HA MULTIMEDIA, dikutip VIVA, Rabu 25 November 2020.

Dalam video tersebut, Buya turut membeberkan hukum orang yang merendahkan surga dan neraka.

"Hal yang menjadikan seseorang keluar dari iman adalah merendahkan surga dan neraka. Kemudian, jika ada orang yang mengucapkan seperti itu, kita sedih," lanjut dia.

Imam Bukhari Muslim meriwayatkan, semua orang akan Allah SWT mudahkan sesuai tujuannya. Menurut Buya, ahli surga akan dimudahkan oleh Allah SWT untuk meniti jalan surga. Pun, dengan ahli neraka, akan dimudahkan untuk meniti jalan ke sana.

"Tidak usah kita menilai orang, tidak perlu juga kita mengatakan kalau dia itu rendah telah menitikan neraka. Itu nasihat untuk kita semua. Artinya begini, yuk kita sadar semuanya, saya, Anda, termasuk orang yang mengucapkan kalimat seperti itu, ayo kita sadari," kata dia.

Buya menambahkan, jika memang orang tersebut ahli surga, dia akan dimudahkan untuk meniti amalan-amalan ahli surga. Tapi kalau ternyata ahli neraka, kita akan susah melakukan kebaikan.

"Hati-hati, mari kita koreksi diri kita sendiri, enggak usah lah ngoreksi orang. Semoga yang mengucapkan kalimat seperti itu, mendengar kalimat kami ini, semoga bisa sadar," ujar Buya Yahya.