Nilai Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Capai Rp1.700 Triliun di 2025

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia diproyeksi mencapai USD 124 juta atau setara Rp1.700 triliun pada 2025. Menyusul, kian adopsi teknologi digital oleh pelaku UMKM domestik.

"Ekonomi digital Indonesia berpotensi senilai USD 124 juta atau kurang lebih Rp1.700 triliun pada 2025," ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada pembukaan acara Rakornas Transformasi Digital Koperasi dan UMKM, di Kota Semarang, Jawa Tengah, ditulis Sabtu (13/11).

Teten menyampaikan, signifikansi digitalisasi koperasi dan UMKM sejalan dengan tantangan era Revolusi lndustri 4.0 yang menuntut seluruh kegiatan ekonomi bergeser dari konvensional menjadi lebih modern. Selain itu, pandemi Covid-19 juga turut mengakselerasi pergeseran tersebut.

"Dimana kegiatan usaha dan ekonomi berubah dari yang semula offline menjadi online, dan penggunaan teknologi digital yang lebih masif," bebernya.

Teten mencatat, hingga hari ini setidaknya 25,6 persen UMKM hadir pada ekosistem digital atau sekitar 16,4 juta pelaku usaha. Dan ada 245 koperasi telah mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan operasionalnya.

"Namun demikian, itu jelas tidak cukup hanya mengakselerasi hadirnya koperasi dan UMKM di platform digital," ungkap Teten.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harus Dioptimalkan

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sejahtera Astra (DSA)
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sejahtera Astra (DSA)

Untuk itu, Teten menggarisbawahi beberapa poin yang harus dioptimalkan. Yaitu, akselerasi transformasi digital koperasi dan UMKM, konsolidasi roadmap yang implementatif yang menjadi panduan bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder.

Selain itu, pemetaan potensi dan tantangan dari setiap stakeholder dalam upaya percepatan transformasi digital, identifikasi target kelompok transformasi digital, hingga pembagian peran dari berbagai stakeholder dalam pelaksanaan roadmap transformasi digital koperasi dan UMKM.

"Oleh karena itu, saya berharap, dengan adanya Rakornas ini, lahir inovasi-inovasi baru dalam melahirkan wirausaha muda produktif, koperasi modern berbasis digital, startup digital yang berkarakter konsolidator dan agregator bisnis model inovatif," tukas MenkopUKM.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel