Nilai Ekspor dan Impor Riau Turun di Maret 2013

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Afriza

TRIBUNNEWS.COM PEKANBARU, - Penurunan nilai ekspor Riau kembali terjadi Maret 2013 lalu. Dibandingkan Februari 2013, nilai ekspor turun sekitar 13,44 persen dari nilai 1.462,30 juta dollar AS menjadi 1.265,70 juta dollar AS. Tidak saja perbulan, secara kumulatif nilai ekspor Januari-Maret 2013 ini juga turun jika dibandingkan periode yang sama 2012. Dengan persentase yang tidak jauh berbeda, yaitu 13,24 persen, nilainya turun dari 4.914,76 juta dollar AS menjadi 4.263,89 juta dollar AS.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Mawardi Arsyad, penurunan nilai ekspor ini besar dipengaruhi oleh sektor nonmigas. Bila dipisah antara migas dan nonmigas, ekspor migas Riau pada Maret justru mencapai 475,09 juta dollar AS atau naik sekitar 0,74 persen dibandingkan Februari yang mencapai 471,58 juta dollar AS. Namun bila dibandingkan secara kumulatif, nilai ekpor migas Riau tetap mengalami penurunan 20,65 persen karena Januari-Maret 2013 ini  nilainya hanya 1.398,76 juta dollar AS.

Sementara untuk eskpor non migas, penurunan Maret 2013 dibandingkan Februari 2013, turun sebesar 20,20 persen dari 990, 72 juta dollar AS menjadi 790,62 juta dollar AS. Penurunan serupa juga terjadi bila dihitung secara kumulatif mencapai 9,10 persen. Bila Januari-Maret 2012 nilai ekspor non migas mencapai 3.151,99 juta dollar AS, periode yang sama 2013 justru menjadi 2.865,13 juta dollar AS.

Selama periode Januari-Maret 2013, lanjut Mawardi, ekspor non migas Riau didominasi lemak dan minyak hewan atau nabati. Nilai ekspor lemak dan minyak ini mencapai 1.781,09 juta dollar AS  atau setara 62,16 persen dari total ekspor. Setelah itu, diikuti berbagai produk kimia 335,53 juta dollar AS atau 11,71 persen. Sedangkan bubur kayu (pulp) mencapai 322,82 juta dollar AS (11.27 persen) dan kertas serta karton 285,34 juta dollar AS (9,96 persen). Keempat komoditas ini memiliki kontribusi ekspor 95,10 persen total eskpor non migas Riau. Sedangkan tujuan negara ekspor nonmigas Januari-Maret 2013 tersebut, tertinggi tetap ke India senilai 595,34 juta dollar AS atau 20,78 persen diikuti Cina 401,28 juta dollar AS , Malaysia, Belanda dan Mesir dengan kontribusi kelimanya mencapai 56,85 persen.

Sementara itu menerut sektor, ekspor hasil pertanian dan industri selama Januari-Maret 2013 juga mengalami penurunan masing-masing 16,17 persen dan 9,20 persen. Sedangkan sektor pertambangan dan lainnya, justru naik 4,29 persen dibanding periode yang sama 2012.

Meskipun nilai ekspor mengalami penurun, nilai impor Riau juga turun. Nilai impor Maret Riau mencapai 167,42 juta dollar AS atau urun 2,79 persen dibandingkan impor Februari yang mencapai 172,23 juta dollar AS . Kondisi berbalik justru terjadi bila dihitung secara kumulatif. Nilai impor Januari -Maret 2012 yang mencapai 424,85 juta dollar AS justru meningkat 16,98 persen menjadi 496,98 juta dollar AS.

"Kontribusi nilai impor Riau terhadap nasional bulan Maret 2013 ini sebesar 1,14 persen dan pada periode Januari-Maret 2013 sebesar 1,09 persen," katanya.

Impor migas Maret 2013, lanjut Mawardi  mencapai 45,05 juta dollar AS. Angka ini bila dibandingkan dengan Februari 2013 naik naik 11,37 persen karena Februari besarnya hanya 40,45 juta dollar AS. Kondisi ini serupa dengan impor migas Januari-Maret 2013 yang naik 29,36 persen dibandingkan dengan Januari-Maret 2012.

Sementara impor non migas Maret 2013 justru mengalami penurunan. Bila Maret nilainya mencapai 122,37 juta dollar AS, angka ini turun 7,14 persen karena Februari 2013 besarnya 131,78 juta dollar AS. Sedangkan impor non migas Januari-Maret 2013 mengalami kenaikan sebesar 13,32 persen, dari 328,09 juta dollar AS menjadi 371,80 juta dollar AS.

Periode Januari-Maret 2013, impor non migas didominasi mesin-mesin atau pesawat mekanik dengan nilai  118,57 juta dollar AS atau setara 31,89 persen. Diikuti mesin/peralatan listrik 54,75 juta dollar AS (14,72 persen), pupuk 49,36 juta dollar AS  (13,28 persen), dan pulp 25,76 juta dollar AS (6,93 persen). Kontribusi keempat produk tersebut mencapai 66,82 persen. Bila ekspor nonmigas terbanyak Riau tujuan India, impor nonmigas selama Januari-Maret 2013 justru berasal dari Cina mencapai angka terbesar yaitu 86,23 juta dollar AS (23,19 persen), Malaysia 49,00 juta dollar AS (13,18 persen), Kanada 24,22  juta dollar AS (6,51 persen), dan  Spanyol 22,21 juta dollar AS (5,97 persen). (riz)

Baca Juga:

  • 692 Siswa di Riau Tak Lulus UN SMP
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.