Nilai Moral adalah Nilai yang Menjadi Standar Baik atau Buruk, Kenali Ciri-cirinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Nilai moral adalah suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruk. Moral sendiri memiliki makna (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya.

Istilah moral ini sering juga disebut sebagai akhlak, budi pekerti, ataupun susila. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam berinteraksi dengan manusia lainnya.

Apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat, maka orang itu dinilai memiliki moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral merupakan produk dari budaya dan Agama.

Setiap budaya memiliki standar moral yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai yang berlaku dan telah terbangun sejak lama. Jadi, penilaian terhadap moral diukur dari kebudayaan masyarakat setempat. Wilayah geografis, agama, keluarga, dan pengalaman hidup semuanya memengaruhi moral.

Moral sendiri adalah konsep yang bisa berubah seiring perkembangan manusia. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (23/9/2021) tentang nilai moral adalah.

Pengertian Moral Menurut Para Ahli

Ilustrasi Etika. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Etika. Credit: pexels.com/pixabay

Sebelum mengenali nilai moral, ada baiknya kamu mengetahui pengertian moral terlebih dahulu. Berikut pengertian moral menurut para ahli:

Al-Ghazali. Menurut Al-Ghazali, moral adalah perangai (watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa manusia dan merupakan sumber timbulnya perbuatan tertentu dari dirinya secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan dan direncanakan sebelumnya.

Helden dan Richards. Moral adalah suatu kepekaan dalam pikiran perasaan, dan tindakan dibandingkan dengan tindakan lain yang tidak hanya berupa kepekaan terhadap prinsip dan aturan.

Baron, dkk. Moral adalah hal-hal yang berhubungan dengan larangan dan tindakan yang membicarakan salah atau benar.

Chaplin. Moral adalah segala akhlak yang cocok dengan ketentuan sosial, atau mencantol hukum atau adat kelaziman yang menata tingkah laku.

Hurlock. Moral merupakan suatu tata cara, kebiasaan, dan adat. Perilaku moral dikendalikan konsep konsep moral atau ketentuan perilaku yang sudah menjadi kebiasaan untuk anggota sebuah budaya.

Immanuel Kant. Moral adalah sesuatu urusan kenyakinan serta sikap batin dan tidak saja hal sebatas penyesuaian dengan sejumlah aturan dari luar, entah tersebut aturan berupa hukum negara, hukum agama atau hukum adat-istiadat.

Pengertian Nilai Moral

Sebelum mengenali makna nilai moral adalah, kamu tentunya perlu memahami pengertian moral terlebih dahulu. Secara etimologis, kata moral berasal dari kata mos dalam bahasa Latin, bentuk jamaknya mores, yang artinya adalah tata-cara atau adat-istiadat. Nilai moral adalah rangkaian nilai tentang berbagai macam perilaku yang harus dipatuhi. Moral adalah ajaran tentang baik buruk perbuatan dan kelakuan, akhlak, kewajiban dan sebagainya.

Menurut KBBI, moral adalah baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Moral adalah standar perilaku yang berlaku yang memungkinkan orang untuk hidup secara kooperatif dalam kelompok. Moral mengacu pada sanksi masyarakat apa yang benar dan dapat diterima.

Kata moral juga sering disinonimkan dengan etika, yang berasal dari kata ethos dalam bahasa Yunani Kuno, yang berarti kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, atau cara berfikir. Moralitas menggambarkan nilai-nilai tertentu dari kelompok tertentu pada titik waktu tertentu. Kebanyakan moral tidak tetap. Mereka biasanya bergeser dan berubah seiring waktu.

Jadi, dari berbagai penjelasan tersebut telah jelaskan bahwa nilai moral adalah nilai yang menjadi standar baik atau buruk, yang mengatur perilaku dan pilihan seseorang. Nilai moral adalah nilai yang dapat berasal dari pemerintah, masyarakat, agama, atau diri sendiri. Nilai moral adalah istilah yang sering juga disebut dengan nilai etik.

Ciri–Ciri Nilai Moral

Ciri–Ciri Nilai Moral. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ciri–Ciri Nilai Moral. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Menurut Bertens K, ciri-ciri nilai moral adalah:

- Berkaitan dengan tanggung jawab

Nilai moral berkaitan dengan pribadi manusia, namun lebih spesifik lagi berkaitan dengan pribadi manusia yang bertanggung jawab. Nilai moral mengakibatkan seseorang bersalah atau tidak bersalah, karena dia bertanggung jawab.

- Berkaitan dengan hati nurani

Ciri khas nilai moral adalah hanya nilai inilah yang menimbulkan suara dari hati nurani, baik yang menuduh, karena orang meremehkan atau menentang nilai – nilai moral atau memuji bila orang mewujudkan nilai-nilai moralnya.

- Mewajibkan

Nilai moral mewajibkan secara absolut dan tak bisa ditawar-tawar.Sebagai contoh adalah bila seseorang memiliki nilai estetis, makadia akan menghargai lukisan yang bermutu, sebaliknya orang lainboleh saja tidak menghargai lukisan tersebut. Namun pada nilaimoral, orang harus mengakui dan harus merealisasikan. Kewajiban absolute melekat pada nilai-nilai moral, karena nilainilai ini berlaku bagi manusia sebagai manusia.

- Bersifat formal

Max Scheler menyatakan bahwa nilai-nilai moral membonceng pada nilai-nilai lain. Hal ini berarti dalam merealisasikan nilai-nilai moral seseorang mengikut sertakan nilai-nilai lain dalam suatu tingkah laku moral.

Macam-Macam Moralitas

Moralitas adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan etiket atau adat sopan santun. Moralitas ini dibagi menjadi beberapa macam. Macam-macam moralitas adalah sebagai berikut:

- Moralitas objektif. Moralitas objektif adalah moralitas yang memandang perbuatansebagai suatu perbuatan yang telah dikerjakan, bebas dari pengaruh-pengaruh pihak pelaku.

- Moralitas subyektif. Moralitas subyektif adalah moralitas yang memandang perbuatansebagai perbuatan yang dipengaruhi pengertian dan persetujuan si pelaku sebagai individu, dalam hal ini dipengaruhi latar belakang,kondisi pendidikan dan sifat pribadi.

- Moralitas intrinsik. Moralitas intrinsik adalah moralitas yang memandang perbuatanmenurut hakikatnya bebas dari setiap bentuk hukum positif.

- Moralitas ekstrinsik. Moralitas ekstrinsik adalah moralitas yang memandang perbuatansebagai sesuatu yang diperintahkan atau dilarang oleh seseorang yang berkuasa atau hukum positif, baik dari manusia atau dari Tuhan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel