Nilai Pasar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Sandy Walsh Paling Mahal

Bola.com, Jakarta - Program naturalisasi menjadi salah satu program andalan di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Program itu dilaksanakan dengan tidak asal-asalan.

Hanya pemain dengan kategori terentu yang bisa mendapatkan keistimewaan menjadi WNI. Misalnya harus memiliki keturunan Indonesia. Tentu saja mereka harus memiliki kualitas di atas rata-rata pemain lokal.

Program ini juga meneruskan langkah serupa yang sebelumnya dilakukan PSSI. Para pemain yang sudah dinaturalisasi seperti Stefano Lilipaly, Victor Igbonefo masih sempat mendapatkan tempat di skuad Shin Tae-yong.

Terbaru, ada tiga pemain lagi yang siap menyusul menjadi WNI. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shanye Pattynama.

Menurut situs Transfermarkt, pemain-pemain naturalisasu memiliki nilai pasar yang fantastis. Namun, Sandy Walsh menjadi yang paling tinggi di antara mereka.

Sandy Walsh (Rp34,76 miliar)

<p>Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh. (Foto Instagram KV Mechelen).</p>

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh. (Foto Instagram KV Mechelen).

Sandy Walsh memiliki nilai psar sekitar Rp34,76 miliar. Nilai itu membuatnya menjadi pemain naturalisasi dengan nilai pasar tertinggi saat ini.

Walsh memilki garis keturunan Belanda dan Indonesia. Namun, hasratnya untuk membela Timnas Indonesia tak terbendung.

Belakangan, proses naturalisasi pemain yang lama berkarier di Belgia ini terus mengalami perkembangan bagus. Ia akan segera mengambil sumpah sebagai WNI.

Jordi Amat (Rp17,38 miliar)

<p>Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Di posisi kedua ada Jordi Amat. Pemain Johor Darul Ta'zim itu memiliki nilai pasar Rp.17,38 miliar.

Jordi Amat adalah veteran La Liga. Amat yang memang lahir di Spanyol pernah lama berkarier di La Liga.

Klub-klub seperti Espanyol, Real Betos, dan Rayo Vallecano pernah ia perkuat. Amat juga pernah bermain di Inggris bersama Swansea City.

Marc Klok (Rp7,82 miliar)

<p>Pemain Persib Bandung,&nbsp;Marc Klok saat melawan Bhayangkara FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (24/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Persib Bandung, Marc Klok saat melawan Bhayangkara FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (24/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Di posisi selanjutnya ada gelandang Persib Bandung, Marc Klok. Ia memiliki nilai pasar mencapai Rp7,82 miliar.

Klok menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior pada 2022. Klok harus menunggu selama lima tahun untuk mendapatkan status sebagai WNI.

Penantian panjang Klok mulai terbayar. Kini ia mulai konsisten menjadi gelandang bertahan andalan Timnas Indonesia.

Stefano Lilipaly (Rp6,08 miliar)

<p>Winger Borneo FC Samarinda, Stefano Lilipaly merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSS Sleman dalam laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/7/2022) (Dok. Borneo FC Samarinda)</p>

Winger Borneo FC Samarinda, Stefano Lilipaly merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSS Sleman dalam laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/7/2022) (Dok. Borneo FC Samarinda)

Stefano Lilipaly sudah menjadi WNI sejak tahun 2011. Namun, ia harus menanti selama dua tahun untuk menjalani debut di Timnas Indonesia. Nilai pasar Lilipaly saat ini mencapai Rp6,08 miliar.

Kemudian baru pada tahun 2015, Lilipaly mulai rutin memperkuat Timnas Indonesia. Sejauh ini pemain keturuanan Belanda ini masih menjadi andalan di skuad Garuda.

Stefano Lilipaly sejauh ini sudah memiliki 27 caps dengan torehan tiga gol bersama Timnas Indonesia. Jumlah yang masih sangat mungkin untuk bertambah.

Shanye Pattynama (Rp5,21 miliar)

<p>Shayne Pattynama (Instagram/@s.pattynama)</p>

Shayne Pattynama (Instagram/@s.pattynama)

Shayne Pattynama memiliki garis keturunan Maluku. Garis keturunan itu berasal dari sang ayah. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai Rp5,21 miliar.

Shayne Pattynama lahir dan besar di Belanda. Pemain berusia 24 tahun itu pernah memperkuat tim muda Ajax dan Utrecht.

Sejak musim lalu, Pattynama mencari tantangan lain di Norwegia. Ia memperkuat klub dari negara tersebut bernama Viking.

Victor Igbonefo (Rp869 juta)

Selebrasi pemain Persib Bandung, Victor Igbonefo (kiri) dan Esteban Vizcarra usai menjebol gawang PS Sleman dalam laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Selebrasi pemain Persib Bandung, Victor Igbonefo (kiri) dan Esteban Vizcarra usai menjebol gawang PS Sleman dalam laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Victor Igbonefo memiliki nilai pasar paling rendah di antara pemain naturalisasi yang lain. Nilai pasar Igbonefo kini ada di sekitar 800 jutaan.

Hal itu rasanya tidak aneh. Mengingat usia pemain yang kini menjadi bagian dari Persib Bandung itu yang sudah mencapai 37 tahun.

Igbonefo menjadi satu dari sedikit pemain naturalisasi non keturunan yang masih menjadi bagian Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Victor masih dipanggil memperkuat Garuda pada Piala AFF 2020 silam.