Nilai Perangko Nederlands Indie Capai Rp 2 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Mau tahu berapa harga atau nilai satu lembar perangko Nederlands Indie (produk jaman Belanda)? Di kalangan penggemar filateli di Indonesia, harganya bisa mencapai Rp 2 Miliar per kepingnya. 

Riyanto, anggota Perkumpulan Filatelis Indonesia, menyebutkan harga perangko satu keping (selembar) bukan hanya jutaan rupiah.

''Di Indonesia, ada yang harganya sampai Rp 2 miliar," kata Riyanto. "Perangko yang sudah terjual Rp 2 miliar itu perangko Nederlands Indie yang diterbitkan tanggal 1 April 1864. Tingginya harga perangko itu karena langka. Saat dicetak, jumlahnya sangat minim. Kondisinya tidak rusak dan berusia lama."

Minat masyarakat mengumpulkan perangko dan benda filateli, kata Riyanto, tidak terpengaruh dengan kemajuan teknologi komunikasi. Karena selain alasan hobi, koleksi filateli juga bisa menambah wawasan dan dijadikan investasi.

Oleh karena itu, minat filateli dari tahun ke tahun terus meningkat baik di kalangan pelajar, mahasiswa dan umum. Tapi, banyak kalangan pejabat dan pengusaha yang juga tertarik menekuni hobi filateli.

Di Indonesia, kini terdapat sekitar satu juta filatelis. Sebanyak 60.000 filatelis diantaranya di DKI Jakarta.

Sesuai ketentuan, penerbitan perangko itu tidak boleh cetak ulang. Sekali terbit bisa sekitar 500.000 keping perangko untuk seluruh Indonesia.

''Sehingga, makin lama makin langka dan harganya semakin mahal,'' kata Riyanto. "Kalau disimpan, itu berarti menabung. Suatu saat bisa dijual dan harganya tinggi karena langka. Kalau pun dipalsukan, itu pasti ketahuan karena ada kode dan alat yang bisa mendeteksinya.''

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.