Nirina Merasa Dijebak dalam Wawancara Siaran Langsung, Tuntut Permintaan Maaf Stasiun TV

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Nirina Zubir kini tengah berupaya mencari keadilan terkait Riri Khasmita, mantan sisten rumah tangga (ART) ibunya yang diduga telah mengubah kepemilikan tanah keluarga sang artis. Untuk menjelaskan masalah yang dihadapinya, Nirina diwawancara di program Apa Kabar Indonesia Malam yang tayang di TV One, Kamis (18/11/2021).

Namun yang terjadi kemudian, tak sesuai dengan harapan. Ia kemudian walk out alias pergi meninggalkan wawancara yang tengah berlangsung secara live.

Di Instagram Stories, istri Ernest Cokelat ini langsung menuangkan unek-uneknya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sangat Kecewa

Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)
Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)

"Sumpah kecewa banget ya sama TV ONE, Nirina nggak mengerti. Maksudnya Nirina udah memberikan waktu banyak untuk TV ONE dari jam 5.30 pagi ini, untuk memberikan wawancara dan juga semua pikiran dan juga pengalaman untuk Nirina bagi di TV One," ungkap Nirina dalam video tersebut.

Merasa Dijebak

Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)
Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)

"Tapi apa yang terjadi, Nirina dari tadi pagi lo, dari jam 5.30 pagi tadi sampai detik ini Nirina belum selesai melakukan wawancara. Tapi apa yang terjadi, TV ONE menjebak Nirina, live bersama seseorang yang mengaku kuasa hukum dari tersangka, Riri Khasmita, yang kita ketahui bukan dia," sambung Nirina.

Awalnya dengan BPN

Nirina Zubir. (Foto: Instagram @nirinazubir_)
Nirina Zubir. (Foto: Instagram @nirinazubir_)

Dalam video ini disertakan pula tulisan bahwa Nirina menyatakan awalnya ia dijanjikan untuk menjalani wawancara persama perwakilan BPN, atau Badan Pertanahan Nasional.

"Tadi kita dibilang akan wawancara dengan BPN bukan dengan kuasa hukum yg kami belum kenal mengatas namakan mewakili tersangka! Kok hitu sih @tvonenews??" tulis Nirina.

Minta Surat Permintaan Maaf

"Kalaupun dia itu lawyer baru, oh come on, banyak lah pasti lawyer-lawyer yang pada saat seperti ini bermunculan. Tapi masa dikasih panggung sih sama TV One? I'm very disappointed, dan saya dan lawyer meminta surat permintaan maaf dari TV One. Saya tunggu," kata Nirina.

Jawaban TV One

TV One sendiri telah bereaksi atas tudingan Nirina, dengan merilis pernyataan dari penanggung jawab program Apa Kabar Indonesia Malam, Eduardus Karel Dewanto.

"Sama sekali tvOne tidak bermaksud menjebak, seperti disampaikan Mbak Nirina dengan menghadirkan pengacara tersangka Riri. Semata mata, kehadiran pengacara tersangka tersebut untuk memenuhi kaidah pemberitaan yang seimbang dan menghormati asas praduga tak bersalah," tulisnya dalam akun Instagram resmi stasiun TV ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel