Nirina Zubir Pertanyakan Klarifikasi yang Dibuat Pihak Stasiun Televisi: Ini Permohonan Maaf Bukan Sih?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nirina Zubir tengah memperjuangkan hak mendiang ibunya yang sudah dicaplok mafia tanah berkedok Asisten Rumah Tangga (ART). Kondisi ini pun menjadi perhatian banyak pihak salah satunya TV One.

Bintang film Ali & Ratu Ratu Queens ini pun mendapat undangan sebagai bintang tamu sebagai nara sumber di sebuah acara talkshow Kamis malam kemarin.

Lantaran ingin memberantas mafia tanah, istri Ernest Fadiyan Syarif ini pun memenuhinya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Walk Out

Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)
Nirina Zubir jumpa pers soal kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya (Bayu Hendarto/Kapanlagi.com)

Namun, di tengah acara Nirina Zubir justru walk out dari wawancara. Ia merasa dijebak oleh pihak TV.

Nirina pun emosi karena narasumber yang dihadirkan ternyata bukan dari BPN melainkan kuasa hukum dari pelaku pemalsuan sertifikat tanah.

"TV One menjebak Nirina live bersama seseorang yang mengaku kuasa hukum dari tersangka Riri Khasmita, yang kita ketahui bukan dia," ungkapnya di Instagram Stories, Kamis (18/11/2021).

Tuntut

Nirina Zubir (Foto: Instagram/@nirinazubir_)
Nirina Zubir (Foto: Instagram/@nirinazubir_)

Merasa kecewa, pemilik nama lengkap Nirina Raudhatul Jannah Zubir, menuntut pihak TV One untuk meminta maaf.

"Saya dan lawyer saya meminta surat permintaan minta maaf dari TV One. Saya tunggu," sambungnya.

Klarifikasi

Sementara, pihak televisi pun membuat surat klarifikasi dengan menjelaskan beberapa poin yang diunggah di akun Instagram miliknya.

"Berikut penjelasan kami :

1. Sama sekali tvOne tidak bermaksud menjebak, seperti disampaikan Mbak Nirina dengan menghadirkan pengacara tersangka Riri. Semata mata, kehadiran pengacara tersangka tersebut untuk memenuhi kaidah pemberitaan yang seimbang dan menghormati asas praduga tak bersalah.

2. Sama sekali tvOne tidak bermaksud dengan sengaja, tidak menginformasikan kehadiran pengacara tersangka. Kami memperoleh narasumber tersebut untuk memenuhi kaidah keberimbangan pun di menit terakhir menjelang on air. Sejak awal dialog seluruh narasumber sudah diperkenalkan presenter. Saat itu, Mbak Nirina juga bersedia berdialog dengan pengacara tersebut. Saat jeda komersial pun tidak ada masalah. Persoalan muncul ketika di segmen berikutnya presenter memberi waktu ke kuasa hukum tersangka.

3. Dalam konteks isi dialog, tvOne sepakat dan berpihak pada pemberantasan Mafia Tanah. Oleh karena itulah, kami menghadirkan nara sumber yang kompeten lainnya, seperti Staf Khusus Kementerian BPN, Dirkrimsus Polda Metro Jaya dan Pengamat Pidana. Dari narasumber tersebut, disimpulkan semuanya setuju Mafia Tanah harus diperangi.

Demikian penjelasan kami semoga bisa membantu menjernihkan informasi atas ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, selaku korban Mafia Tanah," tulisnya.

Dipertanyakan

Nirina Zubir sudah membaca klarifikasi dari pihak televisi, dan ibu dua anak ini pun kembali mempertanyakannya melalui Instagram Stories, Sabtu (20/11/2021).

"Mau nanya deh teman2 Ini tuh namanya apa ya?Ini permohonan maaf bukan sih??" tulisnya dengan menyertakan tangkapan layar dari TV One.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel