Nissan mengaku masih berhak mengambil langkah hukum dalam kasus Carlos Ghosn

TOKYO (Reuters) - Nissan Motor Co pada Kamis mengatakan bahwa pihaknya masih berhak mengambil langkah hukum lebih jauh dalam kasus mantan bos Nissan Carlos Ghosn, setelah Amerika Serikat menangkap dua orang dengan tuduhan mereka memungkinkan pelarian Ghosn dari Jepang.

"Nissan memperhatikan proses ekstradisi di AS. Seperti yang diumumkan sebelumnya, Nissan menemukan penerbangan mantan kepala tersebut dari pengadilan yang sangat disesalkan," kata perusahaan itu melalui pernyataan.

"Meskipun bukan menjadi pihak dalam proses ekstradisi ini, Nissan masih berhak mengambil tindakan hukum lebih lanjut sebagaimana diperlukan."