Nongkrong Outdoor di Era New Normal ala Halaman Belakang

Ezra Sihite, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 2 menit

VIVABogor disebut salah satu "surga" kuliner. Suasananya yang sejuk menjadi magnet tersendiri bagi para pelancong. Salah satunya tempat nongkrong bernama Halaman Belakang yang terletak di Jalan Ahmad Adnanwijaya nomor 1.

Menolak disebut kafe, Halaman Belakang mengusung tempat nongkrong outdoor atau tempat terbuka.

"Nama Halaman Belakang sendiri itu diambil dari kebiasaan, halaman belakang buku itu kan dipakai buat corat-coret, curhat-curhat, sehingga refleksinya ke sana. Di Halaman Belakang ini jadi tempat nongkrong dan tempat berekspresi orang-orang," kata pemiliknya bernama Yoga Zain Surlananda.

Deretan naungan rimbunnya pohon ketapang kencana membuat pengunjung merasakan sensasi ala di film-film fantasi. Konsep ini dibangun oleh Yoga selama dua tahun. Nah, lantaran pengunjung di sini dibatasi sehingga wajib antre. Bahkan, disarankan untuk reservasi lebih dulu. Di era pandemi COVID-19 ini harus sabar bergantian.

Bicara soal menu, lanjut Yoga, Halaman Belakang mengunggulkan minuman kopi asli Bogor. Di samping itu, untuk makanan tak kalah unik antara lain menyajikan kudapan yang berbahan dasar cabai jalapeno.

"Kita fokusnya di kopi, cuma ada makanan pendampingnya, untuk di makanannya ada french fries jalapeno, dengan cabai. Nasi goreng Jepang, yang sampai saat ini kopi gula aren Russelia," kata dia.

Menurut pria 27 tahun ini, konsep tempat nongkrong outdoor ini berhasil mendongkrak kedatangan pengunjung. Dengan begitu, Halaman Belakang dapat mempekerjakan warga Bogor. Yoga meyakini pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi dapat meningkat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah.

"Kita promosi menarik, sekarang orang lebih tertarik di outdoor, kita punya fasilitas itu dan jadiin kita lebih safety. Di tengah pandemi seperti ini, kita yang mengejar pelanggan menarget, lebih dekat dengan medsos, promo menarik, program yang kita punya," katanya.

Yoga mengatakan, pandemi COVID-19 tak menyurutkan masyarakat berkuliner ria aneka minuman dan makanan di era new normal. Protokol kesehatan seperti 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak menjadi kewajiban yang harus dipatuhi.

Untuk mendata pengunjung, Halaman Belakang punya cara sendiri. Pengunjung terdata melalui akses penggunaan wifi. Nantinya data pengunjung tersebut menjadi laporan kepada Satgas COVID-19 Kota Bogor.

"Pemerintah memberikan surat edaran yang mewajibkan para pelaku usaha mengirimkan data pengunjung setiap harinya. Tujuannya untuk tracing, kita memiliki fasilitas wifi yang meminta data itu sebagai salah satu pendataan protokol kesehatan. Jadi pengunjung yang datang ke sini, otomatis terdata dan bisa terdaftar dan bisa di sini. Itu untuk mempermudah pemerintah menangani COVID-19," ujar Yoga.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19