Nonton 13 Film Horor Akan Dibayar Rp 18 Juta, Berminat?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Meski menakutkan, tak sedikit orang yang gemar menonton film horor. Bagi Anda yang gemar menonton film horor, lowongan pekerjaan satu ini nampaknya cocok untuk Anda.

Sebuah perusahaan sedang mencari penggemar film horor untuk mendapatkan bayaran $ 1.300 atau setara dengan Rp 18 juta untuk menonton 13 film klasik menyeramkan dan memantau detak jantung mereka untuk membandingkan ketakutan pada film beranggaran tinggi dan rendah.

Dikutip dari United Press International, FinanceBuzz, situs web nasihat keuangan, mengumumkan sedang mencari "Analis Detak Jantung Film Horor" untuk menonton 13 film horor dengan anggaran bervariasi dan membandingkan ketakutan dari film beranggaran besar dengan film beranggaran rendah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mengukur Detak Jantung

Ilustrasi jantung (sumber: pixabay)
Ilustrasi jantung (sumber: pixabay)

Kandidat yang dipilih akan menggunakan perangkat FitBit untuk melacak detak jantung saat menonton film. Film-film yang dipilih oleh situs web tersebut adalah Amityville Horror, A Quiet Place, A Quiet Place Part 2, Candyman, Insidious, The Blair Witch Project, Sinister, Get Out, The Purge, Paranormal Activity dan remake Halloween 2018.

Dibayar Mahal

Menonton film (Sumber: Pixabay)
Menonton film (Sumber: Pixabay)

"Kandidat yang beruntung yang dipekerjakan untuk menonton film horor ini akan dibayar $ 1.300 untuk upaya mereka. Kami juga akan menyediakan FitBit untuk dipakai selama maraton film mereka dan kartu hadiah $ 50 untuk menutupi biaya sewa film," kata situs web tersebut.

Lowongan masih akan dibuka diterima hingga 26 September dan kandidat yang terpilih akan diumumkan 1 Oktober. Bagaimana apakah Anda berminat?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel