Normalnya, Berapa Kali Orang Bisa Kentut dalam Sehari?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun orang cenderung tidak membicarakan kentut secara terbuka, itu adalah sesuatu yang umum terjadi pada semua orang.

Kentut merupakan proses alamiah tubuh yang menandakan bahwa tubuh kita sedang dalam kondisi sehat. Tubuh memproduksi gas usus sebagai bagian dari proses pencernaan. Begitu gas ini berada di dalam tubuh, dia perlu dikeluarkan. Biasanya, dikeluarkan melalui anus sebagai kentut atau keluar dari mulut sebagai sendawa.

Melansir Medical News Today pada Rabu, 22 September 2021, rata-rata orang mengeluarkan gas sekitar 12-25 kali sehari dan cenderung tidak berbau. Namun, jika kentut berbau busuk, ini artinya kentut mengandung sulfur yang berasal dari bakteri usus besar.

Seorang ahli gastroenterologi di Massachusetts General Hospital, dr. Kyle Staller mengungkapkan bahwa rata-rata manusia menyimpan sekitar 0,5 sampai 1,5 liter gas pada saluran pencernaannya setiap hari. Gas ini masuk ke dalam tubuh melalui dua cara, yaitu:

- Menelan udara, biasanya terjadi saat Anda makan, minum, pakai sedotan, atau mengunyah permen karet.

- Bakteri di usus mengeluarkan gas saat membantu mencerna makanan.

Keseluruhan gas ini akan dikeluarkan melalui kentut secara bertahap.

Akan tetapi, jumlah sebenarnya dari gas kentut yang Anda keluarkan itu bervariasi, dan sulit bagi dokter untuk memberikan angka pastinya.

Kenapa Bisa Kentut Berlebihan?

Meskipun jumlah kentut dalam sehari itu berbeda-beda pada setiap orang, ada kalanya seseorang dapat mengalami kentut secara berlebihan.

Hal ini dapat disebabkan banyak hal. Biasanya, ini terjadi saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung gas seperti lobak, sawi, nangka muda, nanas, nangka, ubi jalar, dan minuman bersoda.

Normalnya, usus halus akan menyerap dan mencerna semua makanan yang masuk ke dalam tubuh. Namun, dalam kondisi tertentu, usus halus tidak dapat menyerapnya dengan sempurna. Sisa-sisa nutrisi tersebut akan langsung masuk ke usus besar dan dimanfaatkan oleh bakteri untuk menghasilkan lebih banyak gas.

Maka tak heran jika setelahnya, Anda jadi lebih sering kentut dalam sehari.

Selain itu, kentut secara berlebihan juga dapat disebabkan oleh beberapa penyakit, contohnya sembelit, gastroenteritis, dan intoleransi makanan.

Penanganan Kentut

Setiap penyebab kentut berlebihan tentu ada penanganannya masing-masing. Jika disebabkan oleh makanan yang mengandung gas, sebaiknya hindari dulu makanan tersebut untuk sementara waktu.

Sementara bila sembelit yang menjadi penyebabnya, segera atasi dengan memperbanyak minum air putih dan konsumsi makanan berserat. Yang terpenting, jaga pola makan Anda sebaik mungkin supaya tubuh tetap sehat dan mencegah kentut berlebihan.

Reporter: Lianna Leticia

Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi.

Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel