Norris Klaim Tak Salah dalam Insiden dengan Russel di GP Turki

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Pilot F1 asal Inggris tersebut melakukan manuver yang merugikan kompatriotnya di tikungan terakhir lap ke-25. Akibatnya Russell terdorong keluar ke area hijau.

Tindakan tersebut membuat pengemudi mobil nomor 63 dan timnya kesal. Pasalnya, saat itu ia sedang berada di posisi ke-12. “Dia baru saja menyingkirkan saya dari jalan,” pembalap 22 tahun itu melaporkan lewat radio komunikasi.

Russell terpaksa mengakhiri lomba empat tingkat lebih rendah dan tetap menghuni dasar klasemen F1 2020 karena belum dapat satu poin pun.

Keluhannya berlanjut di podcast F1 Nations, “Saya didorong oleh rekan saya, Lando, yang sangat tidak terpuji. Saya melewati genangan air besar, lalu kembali ke trek dan tak ada grip. Saya tertinggal tiga detik.”

Mengenai insiden tersebut, Norris merasa tak bersalah. Pendapatnya diperkuat keputusan Formula 1 yang tidak memberikan penalti.

Baca Juga:

Brawn: Balapan GP Turki Tonjolkan Kemampuan Pembalap Ricciardo: Lintasan Berdaya Cengkeram Rendah Rampok Tim F1

“Itu tidak agresif karena memang tidak. Itu kesalahan trek, bukan kesalahan saya. Anda tidak bisa menyalip karena lintasan terlapisi karet dan hanya ada satu jalur yang punya semua grip, dan saya harus keluar jalur untuk melakukan sesuatu, kalau tidak itu akan jadi balapang paling membosankan di dunia. Saya tidak akan duduk di belakangnya,” katanya dikutip dari situs Formula1.com.

“Saya mengejarnya dan itu adil. Dia meninggalkan ruang yang cukup, itu wajar untuknya. Tapi grip hanya nol. Jadi sulit. Trek ini, bukan trek, permukaan di sini menyebabkan tidak bisa balapan dan sangat sukar melakukan hal lain kecuali menjadi agresif dan memaksakan hal yang telah terbukti.”

Lando Norris start dari grid ke-14 dan berhasil mengakhiri lomba pada peringkat kedelapan.