Nostalgia Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 : Bangga Tembus Final, tapi Patah Hati karena Kembali Runner Up

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia punya banyak kisah manis dan pahit di ajang Piala AFF. Termasuk pada ajang PIala AFF 2016 yang menyimpan kenangan positif sekaligus negatif untuk publik sepak bola Tanah Air.

Piala AFF 2016 memang meninggalkan kenangan tak terlupakan buat pencinta sepak bola Indonesia. Kebanggaan namun juga perasaan bak patah hati, menyelimuti setiap insan suporter Timnas Indonesia.

Untuk kesekian kalinya, gelar juara perdana Piala AFF sudah begitu dekat, namun rupanya asa itu belum bisa terwujud. Untuk kelima kalinya, Indonesia hanya bisa jadi runner-up di turnamen sepak bola paling elite di level Asia Tenggara itu.

Di partai final, Timnas Indonesia kalah agregat gol 2-3 dari Thailand. Saat menjamu Thailand pada leg pertama final di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 14 Desember 2016, Indonesia menang 2-1 lewat gol Rizky Pora dan Hansamu Yama. Namun, Thailand mampu mencuri gol tandang melalui Teerasil Dangda.

Pada leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, 17 Desember 2016, Timnas Indonesia takluk lewat dua gol Siroch Chattong. Timnas Indonesia pun harus puas pulang dengan status runner-up.

Awal Sulit Timnas Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Hansamu Yama ke gawang Thailand pada laga final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Hansamu Yama ke gawang Thailand pada laga final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Sejatinya, sejak awal bermain di penyisihan Grup A bersama Singapura, Thailand, dan tuan rumah Filipina, Timnas Indonesia sudah harus berjuang ekstra keras.

Tim asuhan pelatih Alfred Riedl ini dipaksa melalui pertandingan demi pertandingan dengan berpeluh. Di matchday pertama Grup A, Andik Vermansah dkk. menyerah 2-4 dari Thailand. Padahal, Timnas Indonesia sempat menyamakan skor jadi 2-2 sebelum akhirnya kalah.

Di matchday kedua melawan Filipina, Timnas Indonesia lagi-lagi harus bekerja keras. Tim Garuda, yang sudah unggul 2-1 hingga menit ke-68, terpaksa menelan pil pahit setelah Philip Younghusband mencetak gol penyama skor 2-2 pada menit ke-82.

Pertandingan ketiga di penyisihan Grup A tak kalah menegangkan. Dengan hanya mengantongi poin satu dari dua laga, Indonesia wajib memenangi pertandingan kontra Singapura jika ingin lolos ke semifinal.

Butuh kemenangan, justru the Lions mampu unggul lewat gol Khairul Amri, menit ke-27. Di saat itulah, Timnas Indonesia menunjukkan ketangguhannya pada situasi mendesak.

Timnas Indonesia bangkit dengan gol Andik Vermansah menit ke-62, dan Stefano Lilipaly memastikan kemenangan Tim Garuda dengan skor 2-1. Indonesia pun melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A, di bawah Thailand yang jadi juara grup, dengan poin empat.

Di semifinal Indonesia secara heroik melewati adangan Vietnam sebelum akhirnya harus dikalahkan Thailand di partai final.

Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2016

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Stefano Lilipaly ke gawang Vietnam pada laga Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, Kamis (7/12/2016). Indonesia menang agregat 4-3 atas Vietnam. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Stefano Lilipaly ke gawang Vietnam pada laga Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, Kamis (7/12/2016). Indonesia menang agregat 4-3 atas Vietnam. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Pemain Timnas Indonesia

Kiper: Kurnia Meiga, Teja Paku Alam, Andritany Ardhiyasa.

Belakang: Beny Wahyudi, Abduh Lestaluhu, Abdul Rachman, Yanto Basna, Fachrudin Wahyudi Aryanto, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Gunawan Dwi Cahyo.

Tengah: Evan Dimas, Stefano Lilipaly, Zulham Zamrun, Rizki Pora, Dedi Kusnandar, Bayu Gatra, Bayu Pradana, Andik Vermansah.

Depan: Boaz Solossa, Ferdinand Sinaga, Lerby Eliandry, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel