Nostalgia Timnas Indonesia di Piala AFF 1996: Noda Kekalahan dari Malaysia di Semifinal

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Rivalitas panas yang tak lekang oleh waktu. Ya, pertemuan Timnas Indonesia kontra Malaysia, negara serumpun, memang selalu menarik.

Terbaru, Skuad Garuda dipastikan satu grup dengan Malaysia pada ajang Piala AFF 2020 yang akan berlangsung pada 5 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022.

Pada artikel ini, Bola.com coba membuat Anda mengetahui laga seru antara Timnas Indonesia versus Malaysia pada ajang Piala AFF yang dahulu sempat lama dikenal dengan sebutan Piala Tiger.

Adalah momen yang terjadi pada Piala AFF 1996. Timnas Indonesia tampil cemerlang di awal turnamen perdana Piala AFF yang digelar di Singapura pada 1-15 September 1996.

Laos, Kamboja, dan Myanmar jadi korban gempuran Kurniawan Dwi Yulianto dkk. Namun, Malaysia menjadi tembok penghalang yang lebih perkasa di semifinal.

Kandas dari Malaysia

Kurniawan Dwi Yulianto, kalah menyakitkan di semifinal Piala Tiger 1996 dari Malaysia. (Bola.com/Dok. Pribadi)
Kurniawan Dwi Yulianto, kalah menyakitkan di semifinal Piala Tiger 1996 dari Malaysia. (Bola.com/Dok. Pribadi)

Rivalitas tinggi antara Timnas Indonesia dan Malaysia pun tersaji di Stadion Nasional Kallang pada 13 September 1996. Namun, Tim Garuda seakan tidak berdaya digasak oleh Tim Negeri Jiran.

Timnas Indonesia kalah 1-3 dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Ketua PSSI saat itu, Azwar Anas. Timnas Indonesia menderita saat itu karena bek tangguh Aples Techuari tak bisa bermain maksimal lantaran matanya terganggu ketika harus bertanding pada malam hari.

Azwar Anas dan salah satu pemain Fachry Husaini pun saat itu mengaku heran Danurwindo tetap memasang Aples hingga akhir babak pertama padahal sang pemain sendiri telah mengaku sulit bertanding pada malam hari karena matanya tidak bisa melihat jelas.

"Seperti tidak ada orang lain saja sehingga Danur tetap memasang Aples. Kami baru mau mati-matian di depan, di belakang gol terjadi dengan mudah," kata Fachry Husaini yang menjadi kapten Tim Merah-Putih seperti yang dilansir Harian Kompas.

"Kalau pemain sudah mengaku tidak bisa melihat, berarti dia tidak siap, lalu mengapa tetap dipertahankan? Apa maksudnya semua ini?," lanjutnya.

Malaysia Menang 3-1

Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Ya saat itu Indonesia tertinggal 0-2 hanya dalam waktu 16 menit. Gol Tim Garuda ke gawang Harimau Malaya pun terjadi karena gol bunuh diri Azmil Azali pada akhir babak pertama yang berusaha menghalangi tembakan Robby Darwis.

Malaysia pada akhirnya menang 3-1 dalam pertandingan itu dan membuat Indonesia hanya bisa memperebutkan peringkat ketiga dengan menghadapi Vietnam.

Sayangnya, peringkat ketiga pun lepas dari tangan setelah dua gol yang diciptakan Kuriawan dan Aples tak mampu menyelamatkan Timnas Indonesia dari kekalahan. Tim Garuda kalah 2-3 dari Vietnam yang pada fase grup bisa mereka tahan 1-1.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel