Nova Arianto Sebut Pengumuman Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-19 Wewenang PSSI

Jakarta Media sosial Instagram sempat dihebohkan dengan beredarnya  28 nama yang disinyalir sebagai daftar pemain Timnas Indonesia U-19 untuk pemusatan latihan (training centre) di Karawaci, Tangerang, pada 17-27 Maret 2020. Padahal, kegiatan tersebut telah dibatalkan sebelum dimulai.

PSSI menangguhkan TC Timnas Indonesia U-19 setelah makin meluasnya pandemi virus Corona. Namun, warganet yang membaca terlanjur penasaran dengan kebenaran daftar pemain tersebut.

"Memang sejak awal, Timnas Indonesia U-19 direncanakan TC pada 17-27 Maret 2020, tapi karena ada wabah virus Corona, sesuai arahan PSSI, maka dibatalkan," ujar asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Nova Arianto kepada Bola.com, Senin (23/3/2020).

Sesuai protokoler yang berlaku, Nova tidak dapat mengonfirmasi valid atau tidaknya informasi 28 nama pemain Timnas Indonesia U-19 yang tersebar di Instagram. Menurutnya, wewenang penuh mengumumkan pemanggilan pemain dipegang oleh PSSI.

"Kalau daftar pemain Timnas Indonesia U-19 seharusnya tetap menunggu rilis resmi dari PSSI. Karena belum ada pengumuman, khawatir ada kesalahan," jelas Nova Arianto.

PSS Sleman Umumkan Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia U-19

Pemain Timnas Indonesia foto bersama usai sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kontestan Shopee Liga 1 2020, PSS Sleman, mengumumkan di akun Instagram klub, @pssleman, bahwa satu pemainnya dipanggil Timnas Indonesia U-19. Dia adalah Saddam Emiruddin yang berposisi sebagai penyerang.

"Memang, mengenai pemanggilan pemain biasanya satu pekan sebelum pemusatan latihan, PSSI sudah berikirim surat ke klub yang pemainnya dipanggil," imbuh Nova.

"Karena TC dibatalkan tiga hari sebelum digelar, jadi terlajur dilakukan pemanggilan dan mau tak mau dibatalkan menunggu situasi ini membaik," jelasnya.

Disadur dari: Bola.com (penulis, Muhammad Adiyaksa/editor Benediktus Gerendo Pradigdo, published 24/3/2020)