Novi Tidak Kenakan Pakaian saat Menabrak 7 Warga

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Novi Amalia (25), seorang perempuan diduga stres yang mengendarai mobil Honda Jazz bernopol B 1864 POP menabrak tujuh orang di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012) ternyata saat mengendarai mobil tidak mengenakan pakaian.

"Sepertinya dia stres. Karena pas menabrak dia tidak pakai baju, hanya daleman. Pas disuruh pakai baju juga tidak mau," jelas Kanit Laka Lantas Polres Jakbar, AKP Rahmat Dalizar.

Rahmat menuturkan, mobil yang dikendarai Novi berjalan dari arah kota. Lalu saat di Hayam Wuruk dan sampai di jembatan Ketapang mobil tersebut berputar arah.

Di simpang traffic light Ketapang, Novi sempat berhenti, lalu menabrak pengguna jalan di sepanjang Jl Gajah Mada hingga Olimo.
Sebelumnya Novi yang merupakan warga Jalan Masda, Penjaringan, Jakarta Utara ini juga pernah menabrak menggunakan mobil CRV dua bulan lalu.

"Dia (Novi) sempat berhenti, lalu menabrak seorang tukang somay, tukang kopi sepeda. Dan polisi yang ingin menolong kedua korban itu juga ditabrak," singkat Rahmat.

Setelah menabrak polisi atas nama Aiptu Sugiyanto, mobil yang dikendarai Novi menabrak sebuah mikrolet M12 jurusan Senen-Kota di jalan Ketapang.

Mobil terus melaju hingga Olimo dan menabrak beberapa pengendara jalan hingga korban berjumlah tujuh orang mengalami luka ringan.

Novi sendiri akhirnya berhasil dihentikan di simpang traffic light Olimo saat dikejar oleh polisi dan beberapa warga yang emosi karena Novi menabrak tujuh orang dan kabur.

Saat ini Novi sudah diamankan di Polsek Tamansari untuk diminta keterangan. Di Polsek sendiri, Novi selalu mengamuk dan berteriak.
Petugas akhirnya membawa Novi ke rumah sakit Husada untuk diperiksa lebih lanjut.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.