NTB andalkan tiga kuliner legenda penunjang industri pariwisata

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengandalkan tiga kuliner legenda yakni ayam bakar taliwang, ayam bumbu rarang, dan sate rembiga untuk menunjang industri pariwisata agar dapat terus berkembang.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti Tadjudin, di Mataram, Rabu, mengatakan tiga kuliner legenda khas Lombok tersebut masuk dalam program pengembangan industri pangan NTB.

"Industri pangan adalah salah satu dari enam sektor industri prioritas dan menjadi bagian dari 10 industri unggulan nasional yang harus disinergikan," katanya.

Ia mengatakan ayam bakar taliwang, sate rembiga dan ayam bumbu rarang bisa menjadi penunjang industri pariwisata karena sudah ada dalam bentuk kemasan sehingga wisatawan bisa menjadikannya sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Masing-masing kuliner tersebut sudah memiliki rumah produksi sendiri yang dibangun oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian NTB.

Rumah produksi ayam rarang di Kabupaten Lombok Timur, dan ayam taliwang serta sate rembiga di Kota Mataram, sudah diresmikan oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, pada Selasa (28/12).

"Tiga kuliner legenda itu sudah diresmikan, mudahan pada 2022 nanti akan bertambah lagi dan keberadaannya tersebar di Pulau Sumbawa juga," ujar Nuryanti.

Ia juga berharap kepada para pelaku pariwisata di NTB, ikut membantu mempromosikan kuliner khas daerah kepada para wisatawan, sehingga tujuan industrialisasi sektor pangan guna menciptakan nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja bisa terwujudkan.

"Bahan baku kuliner yang sedang dikembangkan berasal dari UMKM lokal juga. Contoh ayam rarang membutuhkan 70 kilogram cabai untuk bahan baku bumbu sambal dan minyak kelapa juga dari UMKM lokal," ucap Nuryanti.

Nuryanti juga berharap dengan adanya event Motor Grand Prix (MotoGP) di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Maret 2022, bisa menjadi ajang promosi produk UMKM, termasuk tiga kuliner legenda khas Lombok tersebut.
Baca juga: Kadin NTB-Dubes Belarus jajaki kerja sama pertanian dan pariwisata
Baca juga: Presiden Jokowi: Sirkuit Mandalika ciptakan sumber baru ekonomi NTB
Baca juga: Menparekraf berharap desa wisata dongkrak ekonomi dan peluang kerja

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel