NTT dapat hibah dua kapal dukung Program Logistik Ikan Nasional

Agus Salim

Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapat hibah dua unit kapal ikan dari negara yang akan digunakan untuk mendukung Program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) di daerah berbasis kepulauan itu.

“Hibah dua kapal ini sedang kami urus dengan pihak Ditjen Kekayaan Negara Wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Denpasar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ganef Wurgiyanto di Kupang, Senin.

Baca juga: KKP akan bantu 40 kapal ikan nelayan Mimika


Dia menjelaskan kapal tersebut merupakan barang rampasan negara yang sudah diproses secara hukum secara tuntas.

Pihak Kejaksaan Agung, lanjut dia, juga telah menyetujui bantuan hibah tersebut diberikan kepada NTT.

Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu mengatakan kapal tersebut akan digunakan untuk memperkuat Program SLIN yang berbasis di Tenau, Kota Kupang.

Dia menjelaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menjanjikan akan menempatkan armada kapal ikan untuk mendukung Program SLIN di wilayah Indonesia bagian timur.

Dia menjelaskan kapal tersebut akan digunakan untuk menampung ikan hasil tangkapan nelayan di laut sehingga meringankan biaya operasional nelayan karena tidak perlu ke darat untuk membongkar tangkapannya.

Baca juga: Menteri Edhy nyatakan kapal pencuri ikan bisa dimanfaatkan nelayan


“Kapal ini nantinya akan difungsikan secara berpindah-pindah di sekitar pulau-pulau kecil terpencil yang belum memiliki tempat penyimpan ikan,” katanya.

Ganef menambahkan ikan-ikan yang ditampung kemudian dipasok ke wilayah-wilayah yang kekurangan ikan di NTT maupun provinsi lainnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Ganef menambahkan, mengenai pengelolaan kapal tersebut akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTT yaitu PT Flobamor.

Baca juga: KKP kembali ringkus kapal asing ilegal berbendera Filipina