NU Jatim Doakan yang Terbaik untuk 53 Awak KRI Nanggala 402

Raden Jihad Akbar, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Para kiai dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402. Doa terbaik dipanjatkan para kiai dan pengurus NU Jatim untuk 53 awak kapal tersebut yang sampai kini masih dalam proses evakuasi.

"PWNU menyampaikan duka mendalam atas musibah KRI Nanggala 402. Para prajurit sedang dalam tugas negara. Maka mari kita doakan semua yg terbaik kepada para prajurit di kapal selam itu," kata Sekretaris PWNU Jatim Akhmad Muzakki kepada VIVA pada Sabtu malam, 24 April 2021.

Sebelumnya, Jumat, 23 April 2021, Ketua Tanfidziyah NU Jatim Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa pesantren-pesantren di lingkungan NU di Jawa Timur telah menggelar doa bersama dan Istighosah untuk keselamatan KRI Nanggala 402 berikut para awaknya.

Baca juga: Polri Turunkan ROV hingga Drone Laut Cari Bantu Cari KRI Nanggala

NU juga mengajak seluruh masyarakat mendukung dan mempercayakan upaya pencarian kapal yang dilakukan Pemerintah, khususnya Tim SAR saat ini.

"Kami di pondok sudah Istighosah. Ikhtiar batin kami lakukan dan kami mohon warga NU di mana pun ikut berdoa," kata Marzuki.

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak sejak Rabu dini hari, 21 April 2021, saat latihan di Perairan Bali. Pada Sabtu ini, pihak TNI AL menyatakan bahwa kapal nahas itu dipastikan tenggelam setelah ditemukan sejumlah barang yang diduga kuat berasal dari KRI Nanggala 402.

Kendati dinyatakan tenggelam, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan tetap akan melakukan pencarian hingga kapal dan seluruh awaknya ketemu. Panglima menaikkan fase pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan bali. Pencarian dinaikkan dari fase submiss atau hilang ke fase subsunk yaitu tenggelam dengan membawa 53 personel terbaik TNI AL.

Dalam konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali Sabtu sore, 24 April 2021, Hadi menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas peristiwa ini.

"Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Hadi dikutip dari tvOne.

Hadi menjelaskan, sejak awal seluruh kekuatan TNI hingga SAR telah dikerahkan untuk telah bekerja semaksimal mungkin. Khususnya mencari keberadaan kapal selam tersebut dan bersiap untuk melakukan evakuasi.

"TNI Angkatan Laut bersama Kepolisian, Basarnas, KNKT serta negara sahabat telah berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan KRI Nanggala-402," ungkapnya.