NU Jawa Timur Sesalkan Peristiwa Pembakaran di Sampang

TRIBUNNEWS.COM, SAMPANG - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  (PWNU) Jawa Timur KH Mutawakil Alallah menyesalkan peristiwa pembakaran komplek pesantren Islam Syiah di Kabupaten Sampang, Kamis (29/12).

“Saya sebenarnya belum tahu detail kejadian pembakaran di Sampang, tapi saya menyesalkan kejadian tersebut,” ujar Mutawakil menjawab Surya, Kamis (29/12/2011).

KH Mutawakil mengimbau kepada masyarakat supaya bersikap tenang dan tidak mudah terpencing provokasi. Dan meminta masyarakat bersikap waspada.

“Masyarakat harus selalu waspada. Jangan sampai dimanfatkan pihak ketiga yang sengaja melakukan provokasi. Hati-hati dengan pihak yang ingin memecah belah Islam,” tutur Mutawakil.

Ia meminta, kejadian di Sampang harus dicari akar permasalahan secara tepat. Sehingga dalam menyelesaian persoalan bisa diputuskan secara tepat.

“Polisi harus menindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Sehingga kejadian bisa diatasi dan tidak terulang lagi pada masa mendatang,” sambung Mutawakil.

Supaya kejadian tidak terulang kembali, Mutawakil menyarankan adanya peran serta pemerintah dan aparat kemanan. Sehingga masyarakat bisa lebih tenang.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.