Nuno Espirito dan Wolves Cerai, Isi Kursi Bekas Jose Mourinho?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Berakhir sudah kebersamaan Nuno Espirito dengan Wolverhampton Wanderers.

Duel kontra Manchester United di Molineux Stadium, Minggu 23 Mei 2021, bakal menjadi laga terakhir manajer asal Portugal itu bersama Wolverhampton.

Empat tahun yang mengesankan telah dijalani Nuno Espirito bersma klub. Membawa tim berjuluk Wolves itu promosi ke Premier League pada musim 2018/2019 dengan status juara Divisi Championship.

Penampilan di musim pertama Wolves di kasta teratas sepakbola Inggris cukup mengesankan. Mereka finis di peringkat ketujuh. Semusim kemudian, Adama Traore cs juga sukses mempertahankan posisi itu.

Nuno Espirito juga menggoreskan sejarah klub di pentas Eropa. Ia bisa meloloskan timnya sampai babak perempatfinal Liga Europa, capaian terbaik klub dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

Namun, musim ini performa Wolves sedikit merosot. Hingga pekan ke-37, Wolves masih berada di peringkat 12 dengan 45 poin.

Kini, hal indah itu bakal menjadi kenangan. Nuno Espirito dan Wolves sepakat untuk bercerai, alias tidak menambah kontrak kerja sama mereka.

“Wolves bisa memastikan bahwa kepala pelatih Nuno Espirito Santo akan meninggalkan klub, dengan kesepakatan bersama, setelah pertandingan melawan Manchester United hari Minggu," tulis pernyataan klub.

Sementara Nuno Espirito mengucapkan terima kasih kepada suporter dan pemain yang telah membuat perjalanan luar biasa dalam kariernya.

"Saya ingin berterima kasih kepada para pendukung, yang telah memainkan peran penting dalam membantu kami mencapai level baru untuk Wolves," kata Nuno.

"Saya, tentu saja, ingin berterima kasih kepada semua staf di Wolves, atas dukungan dan komitmen total mereka dan pemain telah membuat perjalanan luar biasa ini menjadi mungkin bagi kami," ungkapnya.

Lantas, kemana Nuno akan melanjutkan kariernya. Usut punya usut, manajer 47 tahun bakal berlabuh ke Tottenham Hotspur untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Jose Mourinho.

Tottenham memecat Mourinho April lalu setelah serangkaian hasil buruk. Saat ini, posisi tersebut diisi oleh manajer interim, Ryan Mason.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel