NWGBR rilis Panduan Transisi LIBOR bagi pelaku pasar di Indonesia

·Bacaan 1 menit

National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) merilis Panduan Transisi London Interbank Offered Rate (LIBOR) bagi pelaku pasar di Indonesia di Jakarta, Jumat, yang diharapkan dapat mendukung proses transisi LIBOR berlangsung dengan lancar.

NWGBR dibentuk oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) untuk memberikan informasi dan edukasi kepada pelaku pasar dalam mendukung proses kelancaran transisi LIBOR.

Dalam keterangan resminya, NWGBR mengungkapkan Panduan Transisi LIBOR memberikan informasi mengenai latar belakang terjadinya diskontinuitas LIBOR, timeline penghentian publikasi LIBOR, implikasi transisi LIBOR, hingga pedoman persiapan dan rekomendasi transisi LIBOR yang dapat menjadi acuan bagi pelaku pasar.

Informasi dalam panduan tersebut disusun berdasarkan rekomendasi dan best practice yang menjadi referensi perbankan internasional, serta memuat informasi mengenai konvensi benchmark rate alternatif dan spread adjustment yang dapat dipertimbangkan pelaku pasar dalam menyusun kontrak keuangan baru maupun fallback atas kontrak LIBOR (legacy contract).

Dalam panduan tersebut, NWGBR juga merekomendasikan pelaku pasar yang memiliki eksposur LIBOR untuk melakukan lima langkah utama, yakni pertama, menggunakan suku bunga referensi alternatif (Alternative Reference Rates/ ARR) pada kontrak keuangan baru, dengan mempertimbangkan opsi konvensi ARR yang sesuai.

Kedua, membentuk tim transisi LIBOR untuk memastikan kelancaran proses transisi, serta ketiga, melakukan negosiasi kontrakoutstanding dengan debitur atau counter party untuk menyepakati klausul fallback.

Kemudian yang keempat adalah dengan menggunakan fallback clause language dari market standard yang berlaku secara global, dan kelima, mengikuti terus perkembangan proses transisi LIBOR.

Panduan Transisi LIBOR dapat menjadi informasi bagi pelaku pasar dalam menyikapi dan mempersiapkan transisi LIBOR, sehingga stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga.

Baca juga: Otoritas keuangan bentuk lembaga khusus sikapi penghentian LIBOR

Baca juga: Regulator pasar AS bergabung dengan seruan transisi cepat dari Libor

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel