Nyetir Wuling Almaz RS Enggak Perlu Khawatir Pegal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Macet sudah menjadi pemandangan sehari-hari masyarakat Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia. Para pengguna kendaraan pribadi seperti mobil, hanya bisa pasrah saat terjebak di antrean panjang.

Namun, bagi para pemilik Wuling Almaz RS hal itu bukan menjadi masalah. Mobil ini sudah dibekali dengan teknologi canggih untuk mengurangi rasa pegal saat berada di kemacetan, yang dikemas dalam paket Wuling Interconnected Smart Ecosystem.

“WISE merupakan gabungan dari teknologi Internet of Vehicle dan Advanced Driver Assistance System atau ADAS, yang dikembangkan untuk menambah keamanan dan keselamatan pengguna,” ujar Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Senin 21 Juni 2021.

Danang mengatakan, ADAS terdiri dari 12 fitur yang dibagi ke dalam empat kategori utama, yakni Adaptive Cruise, Lane Recognition, Safe Distance, dan Automatic Light.

Salah satu kemampuan dari Almaz RS yang disematkan teknologi ADAS adalah Traffic Jam Assistance atau TJA. Fitur ini memungkinkan komputer untuk mengatur jarak mobil dengan kendaraan lain yang ada di depan, saat berada di kemacetan.

TJA bisa berfungsi, meski kecepatan mobil nol kilometer per jam atau berhenti saat menunggu giliran maju di persimpangan. Fitur ini juga akan aktif hingga kecepatan 150 km per jam.

Almaz RS juga dibekali dengan kemampuan terhubung ke internet, sehingga pengguna bisa mengoperasikan beberapa fitur kendaraan melalui jarak jauh. Termasuk juga menikmati hiburan musik dan peta digital secara online.

Fitur lainnya masih sama dengan Almaz edisi biasa, yakni panoramic roof, kamera 360 derajat, rem parkir elektronik, serta sensor tekanan angin ban.

Berkat WISE yang menggabungkan ADAS dan IoV, membuat Almaz RS menjadi SUV yang paling diburu konsumen Wuling. Tercatat hingga Mei 2021 penjualannya mencapai angka 2.097 unit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel