Nyinyir di Twitter Bakal Semakin Susah

Krisna Wicaksono, Novina Putri Bestari

VIVA – Saat ini Twitter sedang menguji coba fitur, untuk membatasi jumlah orang yang bisa membalas tweet. Pengguna yang jadi bagian uji coba, saat membuat cuitan akan ada pilihan siapa saja yang diperbolehkan untuk membalas unggahan itu.

Pilihan tersebut terdiri dari semua orang, orang yang diikuti, atau hanya orang yang disebut. Dikutip dari laman The Verge, Kamis, 21 Mei 2020, Twitter mengumumkan uji coba ini dalam akun resminya.

Dalam cuitannya, Twitter juga mengunggah video berdurasi 47 detik yang menampilkan cara kerja fitur tersebut. Pilihan siapa saja yang bisa membalas tweet, terdapat di bagian bawah kolom compose tweet.

Jika pengguna memilih untuk membatasi balasan, tweet masih bisa dilihat semua orang. Tapi, mereka hanya bisa memberikan Like dan Retweet, tapi tak bisa membalas cuitan tersebut.

Twitter akan memberikan label pada tweet yang membatasi balasan. Akan ada tulisan seperti 'people the mentioned can reply' pada bagian bawah tweet tersebut. Label itu seperti memberitahu, jika pengguna tersebut bisa membalas tweet atau tidak.

Twitter mengatakan, jika hanya sejumlah orang saja secara global yang ikut menguji coba fitur ini. Namun, partisipan tersebar pada pengguna Android, iOS, dan web. Sebelumnya pada Januari, Twitter mengatakan jika fitur pembatasan reply ini akan hadir pada platform tahun ini.