Obama Absen Tidak Ganggu Pembahasan Substansi APEC

Nusa Dua, Bali (Antara) - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan ketidakhadiran Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada KTT APEC 2013 tidak akan mengganggu pembahasan substansi pertemuan tersebut.

"Saya kira ketidakhadiran Presiden Obama dalam APEC kali ini tidak akan mengganggu pembahasan substansi karena substansinya sangat penting yaitu bagaimana bisa memelihara ketahanan perekonomian negara-negara di Asia-Pasifik," ujar Menlu Marty Natalegawa di sela-sela rangkaian pertemuan tingkat menteri di Nusa Dua, Bali, Jumat.

Sebelumnya Marty menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima telepon langsung dari Presiden Obama yang menyatakan penyesalan atas ketidakhadirannya ke dalam rangkaian acara APEC 2013.

Hal tersebut terjadi karena perkembangan di dalam negeri Amerika Serikat khususnya menyangkut kebuntuan pembahasan anggaran di negara adidaya tersebut.

"Tentu bapak Presiden menyampaikan pemahamannya mengenai keputusan ini, karena situasinya telah kita terus ikuti selama ini dan dapat menerima penunjukan Menteri Luar Negeri AS John Kerry sebagai wakil Amerika Serikat," tambah Marty.

Lebih jauh Marty mengatakan, sudah banyak hal yang dikerjakan di awal pertemuan APEC 2013 dan sudah mendapatkan persetujuan dari para delegasi, jadi para "leaders" tinggal memberikan arahan bagi pelaksanaan APEC di tahun berikutnya.

Sementara itu,Ketua sidang tingkat menteri (AMM) Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2013 Gita Wirjawan menyatakan kegiatan harus tetap berlanjut meski Presiden Barack Obama tidak hadir dalam konferensi tersebut.

"Ketidakhadiran Presiden AS Barack Obama pada KTT APEC 2013 amat disayangkan, namun bisa dimengerti. Namun `the show must go on`(kegiatan APEC Bali harus terus berlangsung,red)," kata Gita di sela-sela rangkaian KTT APEC 2013 di Nusa Dua, Bali, Jumat.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.