Obama Menang Lagi

Gegap-gempita pemilihan presiden AS 2012 terasa hingga berbagai belahan dunia. Misalnya saja, seorang ibu asal Kenya yang menamai bayi kembar laki-lakinya Mitt Romney dan Barack Obama.

Persaingan ketat Romney dan Obama dalam meraih tampuk pimpinan komando tertinggi di Amerika Serikat terekam dalam media, tetapi ternyata tidak semua orang senang dengan berulang-ulangnya berita seputar pemilihan presiden.

Seorang anak usia 4 tahun menangis karena bosan mendengar berita politik antara keduanya.

Terlepas dari proporsi besar pemberitaan pemilihan presiden AS, kampanye kedua calon presiden ini berpusat pada isu-isu ekonomi. Mitt Romney, lawan Obama dari Partai Republik, mengatakan bahwa Presiden Obama tak cukup cepat dan tak cukup mampu dalam mengatasi krisis ekonomi yang masih melanda Amerika.

Romney, seorang mantan CEO perusahaan dana sekuritas, Gubernur Massachusetts, dan salah satu pria terkaya yang mencalonkan diri sebagai presiden, berusaha meyakinkan Amerika bahwa dialah pilihan yang lebih tepat.

Sementara Obama berusaha meyakinkan publik bahwa ia masih membutuhkan waktu untuk membalikkan ekonomi Amerika yang terkoyak karena membiayai dua perang yang tak mampu mereka bayar.

Pada akhirnya, Obama, dengan bantuan para relawan muda yang menjadi garda depan kampanyenya, berhasil memenangi pemilihan presiden AS untuk kedua kali. Strategi kemenangan kampanye Obama juga sangat mengandalkan internet dan media sosial. Sesaat setelah kemenangannya, sebuah tweet dari akun resmi Presiden Obama menjadi salah satu twit yang paling populer sepanjang masa.


Twit itu sudah mencapai lebih dari 800.000 retweet.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...