Obat Sirop Mengandung EG & DEG, Polisi Periksa Dirut PT AFI Farma

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri menemukan ada bahan tambahan aktif mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam proses pembuatan obat sirop oleh PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma). Hal tersebut ditemukan usai penyidik melakukan melakukan pemeriksaan terhadap PT Adi Farma terkait kasus gagal ginjal pada anak.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, penyidik sudah meminta keterangan pada 28 saksi dari PT Adi Farma. Termasuk Direktur Afi Farma.

"Nanti kan kita juga harus meminta penjelasan klarifikasi dari Kemenkes, BPOM, kita juga berkembang ke importir," kata Pipit, Rabu (9/11).

Penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan pada pihak-pihak yang menyuplai bahan baru obat sirop tersebut. Termasuk memeriksa penerima, serta pihak yang melakukan pengecekan.

Dia menduga ada pihak yang lalai dalam penggunaan bahan Paracetamol itu.

"Itulah nnti kita mengerucut ke sana ya," jelasnya.

Terkait bahan aktif EG dan DEG yang ditemukan dalam obat sirop, dia belum bisa menjelaskan lebih jauh. Kepolisian akan meminta keterangan para ahli.

"Nanti lebih jelasnya mau ditanyakan pada ahlinya," ujar dia.

Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan farmasi PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma). Pemeriksaan dilakukan terkait dengan kasus gagal ginjal akut terhadap anak.

"Update terkait dengan penyelidikan kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak bahwa tim gabungan Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap PT AF," kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Senin (7/11).

Pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik yakni dengan melakukan pengecekan terhadap sejumlah dokumen pembelian bahan baku obat, dan mengambil sampel bahan yang ada di perusahaan tersebut.

"Selain itu, saat ini juga dilakukan pendalaman terhadap dokumen serta uji laboratorium bahan baku yang telah diambil sampel," ujarnya. [lia]