Obituari: Perginya Eko Widodo, Jurnalis Basket Lima Benua

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Dalam dunia jurnalis olah raga di Indonesia, khususnya desk bola basket, Eko Widodo, adalah nama yang tenar. Eko adalah wartawan senior dan spesialisasinya adalah cabang bola basket.

Eko lama berkarier di Tabloid Bola. Ia bergabung di media khusus olah raga tersebut sejak tahun 1994 hingga 2016. Selain menjadi jurnalis, Eko dikenal sebagai komentator di sejumlah TV.

Sebagai jurnalis, reputasi Eko bukan hanya di liputan basket dalam negeri. Pria asal Madiun itu beberapa kali berkesempatan meliput langsung pertandingan NBA di Amerika Serikat. Sebuah pengalaman yang tak banyak dimiliki jurnalis asal Indonesia.

Ia sempat melakukan wawancara langsung dengan bintang-bintang NBA pada kesempatan liputan tersebut. Salah satu hasil liputan Eko yang paling keren dan dimuat di Tabloid Bola adalah saat ia mewancarai dan berfoto bersama bintang LA Lakers, Kobe Bryant.

Selain menjadi jurnalis, Eko juga pernah menekuni profesi sebagai dosen di Universitas Negeri Jakarta. Semasa masih menjadi jurnalis di Tabloid Bola, Eko yang lulusan S-1 Institut Pertanian Bogor, berhasil menyelesaikan studi strata dua Magister Manajemen Pemasaran Program Pascasarjana Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta . Tak hanya itu, Eko juga sukses menyabet gelar strata tiga bidang Pendidikan Olahraga (Sports Education) pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

Pengurus PP Perbasi

Jurnalis senior yang juga pengurus PP.Perbasi saat ini, Eko Widodo, meninggal dunia. (Instagram @ekowidodo)
Jurnalis senior yang juga pengurus PP.Perbasi saat ini, Eko Widodo, meninggal dunia. (Instagram @ekowidodo)

Belakangan, Eko juga menjadi pengurus PP Perbasi. Pengalamannya bertugas meliput olah raga hingga ke sejumlah negara di lima benua, kemampuan, dan pengetahuan yang dimiliki Eko membuat dirinya bisa menjadi salah satu pengurus organisasi bola basket di Indonesia tersebut.

Selasa (17/11/2020) sore, di usianya yang ke-51, Eko berpulang ke Sang Pencipta, kemungkinan besar karena serangan jantung. Beberapa waktu yang lalu Eko memang sempat mengalami masalah dengan jantungnya dan menjalani operasi. Jenazah Eko kemudian dibawa dan dimakamkan di kota kelahirannya, Madiun, Jawa Timur.

Dunia jurnalis olah raga dan basket Indonesia kehilangan. Ucapan bela sungkawa dan kehilangan mengalir, tak hanya dari kolega sesama jurnalis. Tapi juga dari pengurus dan atlet basket Indonesia. Termasuk juga rekan dari industri televisi.

"Saya terakhir bertemu almarhum tanggal 13 September. Almarhum sempat bercerita banyak soal operasi jantungnya, hidup baru setelah operasi, arti new normal sampai prediksi LA Lakers akan menjadi juara NBA. Almarhum adalah pribadi yang smart, baik dan ramah," kata Tio Nugroho, sportcaster sport di sejumlah stasiun TV.

Selamat jalan Eko Widodo. Semoga damai di sisi Tuhan Yang Maha Esa.