Objek wisata Syaakira View and Resto ramai dikunjungi warga

Objek wisata Syaakira View and Resto berlokasi di Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mulai ramai didatangi pengunjung untuk menikmati liburan Lebaran 2022.

"Alhamdulillah, hari ini hari pertama dibuka setelah libur puasa sebulan dan pengunjung mulai ramai," kata pemilik Syakira View and Resto, Indar Sakti Tanjung, didampingi juru bicara Fikar kepada ANTARA di Tapanuli Selatan, Selasa.

Menurut dia, pengunjung yang datang ke tempat itu dari berbagai daerah, dan bahkan hingga luar Pulau Sumatera.

"Rata-rata mereka ingin menikmati keindahan panorama alam Syaakira yang berudara sejuk di kaki Gunung Lubuk Raya ini, sambil menunggu 'sunset' (Matahari terbenam)," ujarnya.

Baca juga: Wisatawan luar daerah ramai kunjungi Pantai Sebalang Lampung Selatan

Fasilitas berupa delapan kamar pondok untuk tidur (menginap) hingga beberapa hari ke depan sudah habis dipesan dan ditambah sejumlah tenda juga sudah ada yang memesan.

"Tarif sewa untuk kamar tidur mulai dari Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta per malam itu pun sudah ada yang pesan hingga beberapa hari ke depan., termasuk kemah," kata dia.

Meski ramai, pihak manajemen proaktif mengimbau para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19.

Salah satu pengunjung berasal dari Kota Padang Sidempuan, Endah Mora (59), mengaku merekomendasi Syaakira View and Resto untuk dikunjungi.

"Selain panoramanya yang indah, udaranya juga sangat segar sehingga kita semakin sehat berada berlama-lama sambil menyeruput kopi Marancar agar otak menjadi lancar," katanya.

Baca juga: Polri konsentrasi amankan objek wisata saat libur Lebaran
Baca juga: Taman Lalu Lintas Bandung pilihan wisata keluarga saat libur Lebaran
Baca juga: Wisatawan asal luar Lampung mulai datangi objek wisata bahari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel