Obok-Obok Sayur Nangka Bawaan Pengunjung, Sipir Lapas Temukan 9 Paket Sabu

Merdeka.com - Merdeka.com - MB (26), pengunjung Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi Kamis (15/9) sore. Dia tepergok petugas Lapas menyelundupkan 9 paket sabu dalam sayur nangka.

MB beridentitas sebagai warga Balikpapan Timur, kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dia datang dengan membawa sayur nangka bersantan ditujukan kepada narapidana Lapas Narkotika berinisial AW sekitar pukul 15.06 Wita.

MB terdaftar sebagai pengunjung dengan nomor antrean A-67 melalui aplikasi online e-Trol. Sesuai prosedur, di sela antre itu petugas Lapas lebih dulu melakukan pemeriksaan berlapis barang bawaan atau titipan yang ditujukan bagi warga binaan Lapas.

"Jadi ketika petugas jaga memeriksa sayur nangka pengunjung (MB) itu dengan benar-benar sangat teliti, ditemukan 9 plastik kecil yang ternyata adalah sabu," kata Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Hidayat saat dikonfirmasi merdeka.com.

Setelah ditimbang, 9 poket sabu itu memiliki berat kotor sekitar 10 gram. Petugas lantas mengamankan MB untuk proses hukum lebih lanjut setelah kejadian itu dilaporkan ke Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kaltim, Jumadi.

©2022 Merdeka.com

"Sinergi kita ke kepolisian, pengunjung yang membawa sayur nangka berisi sabu berikut barang buktinya sudah kita serahkan ke Polresta Samarinda. Dalam hal ini, satuan reserse narkoba," ujar Hidayat.

Beragam modus penyelundupan sabu ke dalam Lapas itu menambah deretan panjang pihak luar berupaya berbagai cara menyelundupkan sabu ke dalam Lapas.

Sebelumnya, petugas Lapas Narkotika juga telah menggagalkan penyelundupan sabu dalam ikan masak bumbu 6 Juni 2022 lalu, sabu dalam daging gulai sapi pada 13 Juli 2022 dan juga melalui pesawat nirawak drone pada 2 September 2022.

"Dari kejadian sabu lewat sayur nangka yang berhasil kita gagalkan ini, kepolisian nanti yang akan melakukan pengembangan penyelidikan," demikian Hidayat. [rhm]