Obyek wisata Tanjung Lesung sepi pengunjung

·Bacaan 2 menit

Sejumlah obyek wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten sehari setelah Lebaran 2021 tampak lengang dan sepi dari pengunjung.

"Wisatawan yang datang ke sini masih bisa dihitung dengan jari tangan," kata Maskiah, seorang pengelola wisata Pantai Cibiuk di kawasan Tanjung Lesung, Pandeglang, Sabtu.

Para wisatawan yang datang ke tempat itu tidak seperti tiga tahun sebelumnya di mana ramai hingga satu hari setelah Lebaran. Pengunjung memadati sejumlah obyek wisata Tanjung Lesung dengan panoramanya yang indah dan deburan ombak tidak begitu tinggi dibandingkan dengan pesisir selatan.

Namun, kata dia, sepinya pengunjung itu dirasakan setelah tsunami pada 2018, sedangkan saat ini perlahan-lahan mulai kembali bangkit di tengah pandemi COVID-19.

Ia mengatakan kunjungan wisata ke Tanjung Lesung dapat menghasilkan pendapatan ekonomi warga setempat, meski relatif kecil dibandingkan dengan pascatsunami yang sama sekali tidak ada pendapatan.

"Kami berharap usai Lebaran dapat dibanjiri wisatawan yang datang ke sini untuk merayakan liburan," katanya.

Rohman, seorang pengelola wisata Ladda Beach di kawasan Tanjung Lesung, mengatakan saat ini wisatawan relatif sepi, namun kemungkinan besar terjadi peningkatan akhir pekan.

Baca juga: Taman burung Palembang pilih tutup saat libur Lebaran

Kebanyakan pengunjung kalangan wisatawan lokal, seperti dari sejumlah daerah di Pandeglang, Lebak, Cilegon, dan Serang.

"Banyak wisatawan yang datang ke sini karena hanya membayar parkir kendaraan Rp5.000/unit," katanya.

Pihaknya menyediakan wisata pesisir pantai untuk tempat bermain renang, kapal cepat, "bananas", dan pakaian pelampung.

Objek wisata itu, dilengkapi mushalla, toilet, balai-balai, aneka kuliner, produk kerajinan Industri Kecil Menengah (IKM) dan lainnya.

Disamping itu, terdapat permainan edukasi untuk kalangan anak agar mereka senang.

Ia mengatakan kebanyakan wisatawan berupa rombongan keluarga dan pasangan muda-mudi.

"Kami berharap wisatawan kembali bangkit di tengah pandemi COVID-19," katanya.

Nurhadi, seorang petugas pengamanan Tanjung Lesung, mengatakan pengunjung wajib menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun. Wisatawan juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh guna mencegah penularan pandemi COVID-19.

"Kami akan membubarkan jika terjadi kerumunan para wisatawan itu," katanya.

Baca juga: Disbudpar apresiasi warga taati larangan berwisata ke siring sungai
Baca juga: Kunjungan wisatawan di Alun-Alun Kota Batu naik saat libur Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel