Ogura di Tengah Kepungan Arenas-Arbolino

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Dibandingkan duo rivalnya, Ogura tampak kurang diunggulkan. Boleh jadi lantaran dia satu-satunya penantang gelar juara yang belum memenangi balapan musim ini.

Ya, jika melihat statistik dari awal bergulirnya Moto3 2020, Arenas-Arbolino telah mengemas kemenangan, sementara pencapaian terbaik Ogura adalah podium kedua.

Arenas menang di Losail, Jerez dan Red Bull Ring. Kemudian untuk Arbolino, meski baru mengoleksi satu kemenangan di Valencia pekan lalu, tetapi hasil itu membuat dia masuk dalam perebutan titel dunia.

Bagaimana dengan Ogura? Dua kali podium kedua (Jerez dan Misano), serta lima kali podium ketiga (Losail, Brno, Styria, Emilia Romagna, Eropa).

Dalam hal kemenangan, Ogura memang kalah. Namun, soal perolehan poin pada klasemen sementara, dia tetap harus diperhitungkan.

Rider Honda Team Asia itu hanya selisih delapan poin di belakang Arenas, dan unggul tipis tiga poin atas Arbolino.

Kesuksesan merengkuh gelar Moto3 2020 tentu bakal menjadikan Ogura sebagai pembalap Jepang pertama yang merajai Grand Prix, sejak Hiroshi Aoyama juara 250cc pada 2009 silam.

Ai Ogura, Honda Team Asia

Ai Ogura, Honda Team Asia<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Ai Ogura, Honda Team AsiaGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images