Oh... Teganya, Ini 7 Pemain Top yang Tak Diangkut ke Piala Dunia 2022 oleh Nakhoda Timnas Inggris Gareth Southgate

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate memutuskan untuk tidak memanggil sejumlah pemain bintang ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Keputusannya mengundang pertanyaan, mengingat pemain-pemain-pemain tersebut sedang ada di performa terbaik bersama klubnya.

Timnas Inggris diperkuat 26 pemain saat berlaga di Piala Dunia 2022 nanti. Di Qatar nanti, The Three Lions akan tergabung di Grup B. Mereka akan berhadapan lawan Iran, Amerika Serikat, dan Wales.

Southgate pun sudah memanggil pemain top macam Harry Kane, Phil Foden, Jude Bellingham, hingga Trent Alexander-Arnold dan Aaron Ramsdale. Namun Southgate juga memutuskan untuk mengabaikan sejumlah pemain top lainnya dengan alasan strategi dan sejumlah pertimbangan lainnya.

Siapa saja mereka yang dianyepin Gareth, menurut Sobat Bola.com semestinya mereka layak diangkut ke Piala Dunia 2022 Qatar?

Joe Gomez

Bek Liverpool, Joe Gomez (kiri), berduel dengan striker Napoli, Victor Osimhen, pada pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (8/9/2022) dini hari WIB. (Alberto Pizzoli/AFP)
Bek Liverpool, Joe Gomez (kiri), berduel dengan striker Napoli, Victor Osimhen, pada pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (8/9/2022) dini hari WIB. (Alberto Pizzoli/AFP)

Joe Gomez musim lalu kerap cedera. Ia pun jarang main di skuat Liverpool.

Akan tetapi musim ini ia sudah bebas cedera. Gomez pun akhirnya kerap jadi starter menemani Virgil van Dijk di skuat utama Liverpool.

Hal tersebut memang tak lepas dari cederanya Joel Matip dan Ibrahima Konate. Namun demikian penampilan bek 25 tahun tersebut masih layak untuk membuatnya dibawah ke Piala Dunia 2022.

Ivan Toney

Selain Brighton and Hove Albion, Brentford menjadi klub Liga Inggris yang menjadi langganan untuk membuat kejutan dengan menaklukkan beberapa klub Big Six di Liga Inggris. Sejak promosi ke Premier League pada awal musim 2021/2022 hingga awal musim 2022/2023, Ivan Toney dkk tercatat sukses mempermalukan 4 klub Big Six di Liga Inggris. Mau tahu klub mana saja? Yuk disimak uraiannya berikut ini. (AFP/Oli Scarff)
Selain Brighton and Hove Albion, Brentford menjadi klub Liga Inggris yang menjadi langganan untuk membuat kejutan dengan menaklukkan beberapa klub Big Six di Liga Inggris. Sejak promosi ke Premier League pada awal musim 2021/2022 hingga awal musim 2022/2023, Ivan Toney dkk tercatat sukses mempermalukan 4 klub Big Six di Liga Inggris. Mau tahu klub mana saja? Yuk disimak uraiannya berikut ini. (AFP/Oli Scarff)

Ivan Toney adalah rising star di Inggris. Namanya mulai menyita perhatian banyak pihak setelah ia tampil apik bersama Brentford musim lalu.

Pemain berusia 26 tahun ini pun sempat dikabarkan masuk bidikan Manchester United. Ia kemudian dipanggil untuk pertama kalinya memperkuat Timnas Inggris pada September 2022 kemarin.

Namun ia kemudian tak dipanggil membela Inggris ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Southgate lebih suka mengandalkan Marcus Rashford dan Callum Wilson untuk jadi pelapis Harry Kane.

Fikayo Tomori

Pada menit ke-18 Mason Mount mendapat peluang emas untuk mencetak gol ke gawang AC Milan. Fikayo Tomori yang menjadi pemain terdekat coba menghalangi dengan menarik kaos gelandang Chelsea tersebut. (AFP/Alberto Pizzoli)
Pada menit ke-18 Mason Mount mendapat peluang emas untuk mencetak gol ke gawang AC Milan. Fikayo Tomori yang menjadi pemain terdekat coba menghalangi dengan menarik kaos gelandang Chelsea tersebut. (AFP/Alberto Pizzoli)

Fikayo Tomori tak bersinar selama di Chelsea. Ia akhirnya pindah ke AC MIlan pada Januari 2021 lalu.

Keputusan pindah ini sangat tepat. Tomori bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan ia tampil apik secara konsisten sampai musim 2022/2023 ini.

Southgate sempat membeberkan apa alasannya tak memanggil Tomori. Ia merasa bek 24 tahun tersebut tak cukup bagus menggantikan para pemain senior di skuad Inggris, termasuk Harry Maguire yang musim ini lebih sering dicadangkan di Manchester United.

Jadon Sancho

Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)
Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Jadon Sancho tampil luar biasa saat bersama Borussia Dortmund. Hal itu juga yang akhirnya membuat Manchester United rela menebusnya dengan mahal pada musim panas 2021 lalu.

Sayangnya, Sancho kesulitan mengeluarkan performa terbaiknya di MU. Hal tersebut berlangsung pada musim keduanya di Man United.

Dengan skillnya, Sancho sebenarnya bisa sangat berguna bagi Inggris. Akan tetapi sepertinya ia tak diangkut ke Qatar karena performanya bersama MU memang belum sesuai ekspektasi sementara performa pemain lain macam Bukayo Saka lebih meyakinkan ketimbang dirinya.

Tammy Abraham

<p>Penyerang AS Roma, Tammy Abraham mengontrol bola saat bertanding melawan Verona pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Marcantonio Bentegodi, di Verona, Italia, Senin 31 Oktober 2022. AS Roma menang atas Verona 3-1. (Paola Garbuio/LaPresse via AP)</p>

Penyerang AS Roma, Tammy Abraham mengontrol bola saat bertanding melawan Verona pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Marcantonio Bentegodi, di Verona, Italia, Senin 31 Oktober 2022. AS Roma menang atas Verona 3-1. (Paola Garbuio/LaPresse via AP)

Tammy Abraham bernasib sama seperti Fikayo Tomori. Ia kurang bersinar di Chelsea dan tak mendapat kans bermain reguler.

Ia akhirnya pindah ke AS Roma. Abraham pun mendapat kesempatan bermain sebagai starter secara reguler dan mencetak 17 gol dari 37 laga Serie A pada musim perdananya.

Akan tetapi musim ini penampilannya menurun dan ia cuma mencetak tiga gol dari 15 laga di Serie A. Gareth Southgate akhirnya menggunakan alasan itu untuk tidak memanggilnya ke Piala Dunia 2022.

Jarrod Bowen

Striker West Ham United Jarrod Bowen (kiri) berebut bola dengan bek Bournemouth Adam Smith pada pekan ke-13 ajang Premier League di Stadion Olimpiade London, Selasa (25/10/2022) dini hari WIB. Bournemout tertahan di posisi 14 dengan nilai 13, hanya tertinggal satu angka dari West Ham. (Photo by Glyn KIRK / AFP)
Striker West Ham United Jarrod Bowen (kiri) berebut bola dengan bek Bournemouth Adam Smith pada pekan ke-13 ajang Premier League di Stadion Olimpiade London, Selasa (25/10/2022) dini hari WIB. Bournemout tertahan di posisi 14 dengan nilai 13, hanya tertinggal satu angka dari West Ham. (Photo by Glyn KIRK / AFP)

Jarrod Bowen pemain sayap andalan West Ham. Penampilannya yang ciamik khususnya pada musim 2021/2022 lalu sempat membuatnya diminati banyak klub, salah satunya Liverpool.

Musim lalu ia mengemas 12 assist dan 12 gol dari 36 laga di Liga Inggris. Namun musim ini kontribusinya menurun.

Ia cuma mengemas dua gol saja dari 15 laga di Premier League. Wajar jika kemudian Southgate lebih mengandalkan Bukayo Saka yang sedang on fire.

James Ward-Prowse

Gareth South memboyong enam pemain tengah untuk bermain di Qatar. Namun tak ada nama James Ward-Prowse dalam list timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Padahal konsistensi Ward-Prowse bersama Southampton tidak diragukan lagi. Ia selalu tampil dalam setiap pertandingan. Southgate lebih mempercayakan posisi gelandang bertahan kepada Declan Rice, Jordan Henderson dan Kalvin Phillips untuk mengisi posisi tersebut. (AFP/Lionel Bonaventure)
Gareth South memboyong enam pemain tengah untuk bermain di Qatar. Namun tak ada nama James Ward-Prowse dalam list timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Padahal konsistensi Ward-Prowse bersama Southampton tidak diragukan lagi. Ia selalu tampil dalam setiap pertandingan. Southgate lebih mempercayakan posisi gelandang bertahan kepada Declan Rice, Jordan Henderson dan Kalvin Phillips untuk mengisi posisi tersebut. (AFP/Lionel Bonaventure)

Dari semua pemain Inggris di lini tengah, Ward-Prowse mungkin bisa disebut sebagai eksekutor bola mati terbaik. Pemain berusia 28 tahun ini pantas kecewa tak dipanggil bermain di Piala Dunia 2022.

Pasalnya Southgate lebih memilih memanggil Jordan Henderson dan Kalvin Phillips. Padahal kedua pemain itu tak tampil reguler di klubnya masing-masing. Bahkan Phillips sendiri sebenarnya baru pulih dari cedera bahu. Ia dinilai lebih siap bermain di Qatar menilik rapornya yang kinclong di Premier League musim ini.

Sumber asli: Transfermarkt

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, Published 19/11/2022)

Liputan Eksklusif Bola.com

 

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bola.net (@bolanet)

 

Nikmati sajian liputan eksklusif Piala Dunia 2022 Bola.com langsung dari Qatar. Yuk merapat, klik tautan ini.

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2022 Qatar menayangkan seluruh pertandingan mulai penyisihan hingga final di berbagai flatform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang dunia di SCTV, Indosiar, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Detail jadwal lengkap siaran langsung dan live streaming klik tautan ini. Jangan sampai terlewat!

Jangan sampai terlewat update klasemen dan hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Info detailnya klik tautan ini.

Yuk Intip Pesaing Inggris