Ohlins 14 Kali Beruntun Kampiun MotoGP

Tri Cahyo Nugroho
·Bacaan 2 menit

Sulit dipercaya pula jika Ohlins berhasil lebih dari 200 kali beruntun memenangi lomba di Kejuaraan Dunia MotoGP. Rekor itu baru putus di MotoGP 2020 pada 9 Agustus lalu saat berlangsungnya GP Rep. Ceko, ketika Brad Binder memenangi lomba.

Pada MotoGP 2012, tim pimpinan Fausto Gresini turun dengan nama San Carlo Honda Gresini dengan Alvaro Bautista sebagai pembalap utama. Namun, Gresini harus memakai suspensi lansiran Showa.

Hal itu terjadi karena Honda memegang saham mayoritas di Showa. Selain itu, Honda tidak mau Ohlins memonopoli suspensi tanpa ada perlawanan dari pabrikan lain.

Casey Stoner juara dunia MotoGP 2007 bersama Ducati dengan suspensi Ohlins.

Casey Stoner juara dunia MotoGP 2007 bersama Ducati dengan suspensi Ohlins.<span class="copyright">Ducati Corse</span>
Casey Stoner juara dunia MotoGP 2007 bersama Ducati dengan suspensi Ohlins.Ducati Corse

Ducati Corse

Di sisi lain, sebelum turun bersama KTM, WP sudah mencoba merambah MotoGP beberapa tahun sebelumnya.

Turun dengan fasilitas wild card dua balapan di MotoGP 2013, Martin Bauer (Remus Racing Team) menggunakan WP pada Suter MMX1 yang bermesin BMW.

Masih di 2013, Danilo Petrucci juga sempat menguji suspensi lansiran WP, juga dengan motor Suter MMX1 BMW buatan Ioda-Suter, dalam sehari tes di Misano, San Marino.

WP sebetulnya merajai kelas Moto2 sejak 2014 sampai KTM mundur dari ajang nomor dua di Kejuaraan Dunia Balap Motor itu pada akhir 2019.

Sejak Oktober 2015, WP Suspension yang berbasis di Munderfing, Austria fokus pada program MotoGP untuk turun penuh mulai 2017 bersama Red Bull KTM Factory Team.

Kemenangan beruntun Ohlins di kelas MotoGP dimulai setelah GP Valencia 2009. Saat itu, pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, memenangi balapan dengan suspensi Showa.

Tim LCR Honda yang dipimpin Lucio Cecchinello adalah pemakai Honda pertama yang memilih Ohlins ketimbang Showa. Sejak saat itu, HRC dan Repsol Honda juga memilih Ohlins untuk mengurangi risiko tertinggal dari Ducati dan Yamaha.

Ohlins memenangi semua gelar juara dunia MotoGP sejak Casey Stoner merebutnya pada 2007 bersama Ducati. Sejak GP Qatar 2010 sampai GP Rep. Ceko 2020 (Brad Binder menang di atas KTM dan suspensi WP), selama 10 tahun lebih, Ohlins mampu memenangi 227 balapan MotoGP secara beruntun.

Juara dunia MotoGP terakhir yang tidak memakai Ohlins adalah Nicky Hayden pada 2006. Kala itu, pembalap Tim Repsol Honda tersebut memakai Showa. Showa juga sudah tidak ada di kelas Moto2 saat ini (bandingkan dengan KYB di Tim NTS RW Racing).

Pada 2020, Ohlins memastikan diri merebut gelar juara dunia MotoGP untuk kali ke-14 beruntun setelah Joan Mir menjadi yang terbaik. Pasalnya, Suzuki GSX-RR milik pembalap Spanyol itu juga menggunakan suspensi lansiran Ohlins.