OJK Awasi Keputusan RUPS Bumi PLC

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bumi Plc di London menyusul status pengendali di PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

"Sampai saat ini masih berandai-andai apakah ada perubahan pengendali BUMI. Kita tidak melihat siapa menang atau kalah, tapi apakah ada perubahan pengendali atau tidak di Bumi Resources," ujar Anggota Dewan Komisioner OJK, Nurhaida di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, jika terjadi perubahan struktur saham pengendali BUMI, maka perusahaan pengendali wajib menggelar penawaran umum atau "tender offer" saham milik pemegang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Bisa tahu ada atau tidaknya perubahan pengendali tergantung hasil RUPS Bumi Plc. Tapi kita juga harus mendapatkan laporan dari BUMI bagaimana hasilnya. Jika tidak ada perubahan pengendali tidak ada kewajiban `tender offer`," kata dia.

Ia mengemukakan, berdasarkan aturan pasar modal, besaran harga "tender offer" adalah menggunakan rata-rata harga tertinggi harian selama 90 hari perdagangan sebelum pengumuman atau memakai harga akuisisi. Dari kedua opsi itu dipilih yang nilainya lebih besar.

Nurhaida mengatakan, jika keputusan RUPS Bumi Plc berdampak signifikan bagi perusahaan, maka manajemen BUMI diharuskan menyampaikan keterbukaan informasi kepada regulator di hari kerja kedua paska keputusan itu.

"Ini, bisa dianggap kejadian penting di pemegang saham yang berimbas pada BUMI, jadi harus dilaporkan di hari kerja kedua setelah terjadinya keputusan," katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya tidak akan ikut menentukan keputusan bisnis Bumi Plc maupun Bumi Resources. Persoalan "relationship agreement" diantara dua perusahaan itu tetap menjadi hak keduanya.

"Kami hanya melihat apakah ada dampak terhadap pemegang saham BUMI. Kami hanya mengawasi bahwa aturan pasar modal sudah dilaksanakan dengan baik," kata dia.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.