Oki Setiana Dewi Ungkap Detik-Detik Meninggalnya Sang Ayah Saat Tidur

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Keluarga Oki Setiana Dewi sedang dilanda rasa duka. Sang ayahanda yang bernama Sulyanto bin Sastro Martoyo meninggal dunia pada Jumat (4/6/2021).

Bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini pun menceritakan detik-detik sebelum sang ayah meninggal dunia. Beberapa hari sebelumnya, Oki sempat berencana membawa ayahanda ke rumah sakit.

"Semua terjadi sangat cepat dan tak disangka-sangka. 2 hari yang lalu saya masih menelepon Papa dan berencana mengajaknya untuk periksa ke RS. Ricis masih sempat mengajak beliau nge-vlog. Semalam pun Ibu masih makan malam bersama Papa," tulis kakak Ria Ricis ini pada Sabtu (5/6/2021).

Meninggal Saat Tidur

[Foto: Instagram Oki Setiana Dewi]
[Foto: Instagram Oki Setiana Dewi]

Menurutnya, sang ayah meninggal dunia dalam keadaan tidur. Dan hal ini baru diketahui oleh ibunya di pagi hari. Sulyanto pun langsung bergegas dibawa ke rumah sakit.

"Ibu tak memberitahu pada kami, anak-anaknya. Ibu hanya mengatakan papa dingin dan akan dibawa oleh ambulance ke RS. Kami, anak-anaknya, segera menuju ke RS. Saya berharap Papa bisa mendapat penanganan terbaik," tulisnya lagi.

Rapuh

Kenangan Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis bersama sang ayah. (Instagram/@okisetianadewi)
Kenangan Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis bersama sang ayah. (Instagram/@okisetianadewi)

Saat ayahnya dinyatakan meninggal dunia, Oki Setiana Dewi adalah orang yang paling bersedih. Ia begitu kehilangan salah satu sosok pria paling dicintainya.

"Saya pikir saya yang paling tegar dan bisa menenangkan Ibu dan adik-adik. Nyatanya, saya orang yg terjatuh saat dokter menyatakan Papa saya tidak ada. Ibu yang justru membangunkan saya. Saya baru tau, bahwa Papa ternyata telah wafat berjam-jam yang lalu saat tidur karena penyakit jantungnya," ujarnya.

Mengurus Jenazah sang Ayah

Berusaha tegar, Oki dan pihak keluarga ikut mengurus jenazah Sulyanto dari mulai dimandikan, hingga pemakaman. Oki percaya ayahnya meninggal dalam keadaan baik.

"Hari ini berlangsung cepat dan mudah. Papa wafat di hari Jumat. Saat kami memandikan, tubuhnya bersih dan terlihat tenang, seperti sedang tertidur. Papa disolatkan orang-orang sholih dan dimakamkan di samping masjid," tutupnya.