Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita, Motifnya karena Sakit Hati

Hardani Triyoga, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hasil penyidikan sementara terungkap oknum polisi berinsial Aipda RS yang nekat dan diduga membunuh dua wanita muda di Sumatera Utara. Pelaku membunuh dua korban tersebut karena sakit hati.

Kini RS, sudah diamankan dan tengah dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh petugas kepolisian.

"(Penyidikan sementara) motifnya karena sakit hati," ujar Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan di Kota Medan, Kamis 25 Februari 2021.

Kedua korban ?masing-masing bernama Sinta (16) dan Maya Riska Putri (21). Mereka merupakan warga Veteran Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Jasad kedua wanita ditemukan secara terpisah, pada Senin 22 Februari 2021.

Jasad pertama yang ditemukan adalah Maya Riska Putri di Lingkungan Pasiran, Desa Simpang Tiga Pekan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Selanjutnya, jasad Sinta di Jalan Budi Kemasyarakatan, di Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang diterima VIVA, Aipda RS merupakan petugas penjaga Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Pelabuhan. Ia diamankan pihak kepolisian di kediamannya di kawasan Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Rabu 23 Februari 2021.

Nainggolan belum bisa menjelaskan secara detail pemicu sakit hati dialami Aipda RS kepada dua korban. Sebab, sampai saat ini pihak kepolisian masih terus menggali keterangan pelaku.

Namun, dari pengakuan korban, dua wanita muda itu, tewas karena dicekik. "Korban dihabisi (diduga) dengan cara dicekik," tutur perwira melati dua itu.

Baca Juga: Berawal Ditagih Rp3,3 Juta, Bripka Cornelius Tembak Mati Pratu RS