Oknum Satpol PP Gowa Dikecam Usai Aniaya Suami-Istri Pengelola Warkop

·Bacaan 1 menit

VIVA - Hingga Kamis siang ini, sosial media Facebook dan Instagram di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masih diramaikan dengan tayangan video oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa yang menganiaya pasangan suami istri yang merupakan pengelola warga di Kabupaten Gowa.

Insiden itu terjadi pada Rabu malam saat gabungan petugas PPKM di Gowa melakukan razia di Kafe Ivan, yang berlokasi di Jalan Poros Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Berawal saat petugas menyampaikan kepada Ivan untuk segera menutup kafenya karena sudah melewati batas waktu PPKM berskala mikro yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dalam video itu, terlihat petugas perempuan memberikan penyampaian kepada seorang laki-laki yang juga terdengar suara wanita di sampingnya. Sempat alot dalam dialog dan berujung perkelahian.

Baca juga: Satpol PP Pukul Ibu Hamil saat Razia Kafe, Korban Langsung Kontraksi

Aksi anggota oknum Satpol PP Gowa melakukan tindakan penganiayaan tersebut jelas terekam dalam sebuah video yang beredar. Tindakan itu diviralkan oleh akun Facebook Ivan Van Houten, yang tak lain adalah pemilik kafe.

Tindakan pemukulan dialami Ivan dan istrinya, Riyana Khastury, yang sedang hamil.

“Bante share semua aksi anarkis Satpol PP saat razia PPKM, padahal kami ikuti aturan pemerintah tutup jam 7 sampai menampar saya dan istri saya di warkop ivan van riyana panciro kabupaten gowa,” tulis Ivan di wall Facebook-nya.

Sementara itu, akun Facebook Mardani Hamdan, oknum anggota Satpol PP Gowa yang terekam melakukan penganiayaan, tampak masih aktif menulis status di beranda Facebook-nya.

“Setelah pemeriksaan, saya akan melakukan permintaan maaf secara terbuka. Terima kasih. Dan saya benar2 mohon maaf. Tabe saribattangku.!" tulis Mardani.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel