Oknum TNI AU Injak Kepala Warga di Papua, KSAU Minta Maaf

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fajar Prasetyo meminta maaf atas peristiwa penganiayaan yang dilakukan oknum anggota TNI AU di Merauke, Papua. Ia menegaskan telah menindak anggota yang melakukan tindakan penganiayaan kepada warga di Merauke.

"Saya selaku Kepala Staf TNI AU ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya kepada seluruh saudara kita di Papua khususnya warga di Merauke, dan khusus lagi kepada korban dan keluarganya," kata KSAU dalam video yang diunggah akun Twitter resmi TNI AU dikutip VIVA, Rabu, 28 Juli 2021.

"Hal ini terjadi semata-mata Memang karena kesalahan dari anggota kami dan tidak ada niatan apapun juga apalagi dari berupa perintah kedinasan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, KSAU juga memastikan akan mengevaluasi setiap tindakan anggota dan menindak secara tegas anggota TNI AU yang melakukan kesalahan. "Sekali lagi saya ingin menyampaikan maaf setinggi-tingginya, mohon dibuka pintu maaf," ujar KSAU

Peristiwa penganiayaan oleh oknum TNI AU itu bermula ketika keduanya hendak membeli makan pada salah satu rumah makan padang yang ada di Jalan raya Mandala–Muli, Merauke, Papua, Senin 26 Juli 2021.

Pada saat bersamaan, terjadi keributan seorang warga dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang tersebut.

Keributan ini disebabkan oleh seorang warga yang diduga mabuk, melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan padang dan sejumlah pelanggannya.

Kedua anggota berinisiatif melerai keributan dan membawa warga yang membuat keributan tersebut ke luar warung. Tapi, pada saat mengamankan warga, kedua oknum ini melakukan tindakan yang dianggap berlebihan.

“Kami menyesalkan tindakan berlebihan yang dilakukan oleh dua oknum anggota ini pada saat mengamakan warga, dan sejak kemarin (Senin) keduanya sudah ditahan di Satpom Lanud Dma untuk proses hukum selanjutnya,” katanya lagi.

Peristiwa ini viral di media sosial Instagram video oknum anggota POM TNI AU menginjak kepala seorang warga. Salah satunya di akun Instagram resmi milik Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Dalam postingan-nya, dia menyertakan video detik-detik prajurit TNI itu coba menenangkan warga. Ada dua prajurit TNI yang memegangi warga yang diduga ngamuk ke pemilik warung. Sayangnya, cara kedua anggota POM AU ini sangat disayangkan. Salah satu dari mereka menginjak kepala warga tersebut.

"@militer.udara, tdk di benarkan injak kepala org , apalagi dia bisu...sy yakin bentar lg di penjara Pom nya," demikian bunyi postingan akun Instagram @ahmadsahroni88 seperti dikutip, Selasa 27 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel