Olahraga dalam Pandangan Islam dan Manfaatnya

Dian Lestari Ningsih, Zainalfikry
·Bacaan 1 menit

VIVA – Banyak orang memiliki anggapan, bahwa olahraga adalah sesuatu yang dilarang dalam Islam, karena ia merupakan sesuatu yang dapat melalaikan seseorang dari dzikir kepada Allah. Asumsi di atas tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah.

Ia benar jika olahraga yang dilakukan memang benar-benar melalaikan seseorang dari Allah. Namun, ia juga menjadi salah dalam kondisi tertentu, yang tidak sesuai dengan anggapan di atas. Olahraga dalam Islam adalah sesuatu yang ma'ruf, karena beberapa alasan sebagaimana berikut ini:

Pertama, sebagai sarana menjaga diri.

Seorang muslim wajib untuk menjaga diri dari serangan musuh. Tentunya, ia membutuhkan tubuh yang kuat untuk melakukannya. Dengan rutin berolahraga, seorang muslim dapat memiliki tubuh yang kuat yang dapat ia gunakan sebagai penjagaan diri.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri adalah pribadi yang gemar berolahraga. Beliau sering mengadakan adu lari cepat dan adu ketangkasan berkuda dengan para sahabat sebagaimana dapat kita baca dalam hadits-hadits.

Kedua, sebagai sarana menjaga kesehatan.

Tubuh kita adalah nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Nikmat ini harus selalu kita syukuri, salah satunya dengan menjaga kesehatannya. Dengan tubuh yang sehat, seseorang juga dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Oleh karena itu, olahraga juga sangat penting untuk kita lakukan jika konteksnya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh.

Itulah setidaknya dua alasan bagi kita untuk mengatakan bahwa seorang muslim juga sangat penting untuk selalu berolahraga. Hanya saja, ketika berolahraga kita juga harus menjaga aturan-Nya agar tidak terjatuh dalam kemaksiatan yang dilarang oleh Allah. Oleh karena itu, mari selalu belajar.