Olimpiade Kian Dekat, Jepang Justru Perpanjang Status Darurat COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tokyo - Status keadaan darurat telah diperpanjang di beberapa wilayah Jepang seiring lonjakan kasus COVID-19, kurang dari tiga bulan sebelum Olimpiade Tokyo.

Pembatasan di Tokyo, Osaka, Hyogo, dan Kyoto telah berakhir pada 11 Mei, tetapi sekarang akan tetap diberlakukan hingga akhir bulan.

Perdana Menteri Yoshihide Suga juga mengatakan mereka telah menambahkan Aichi dan Fukuoka ke daerah-daerah di bawah keadaan darurat.

Langkah itu menimbulkan keraguan pada apakah Olimpiade akan berjalan sesuai rencana, demikian seperti dikutip dari BBC, Sabtu (8/5/2021).

Di bawah status keadaan darurat yang berlaku di Jepang, bar dan restoran harus tutup atau berhenti menyajikan alkohol, sementara bioskop dan ruang karaoke telah ditutup.

Kewalahan dan Dibayangi Varian Baru Covid-19

Orang-orang mengenakan masker berjalan melintasi penyeberangan pejalan kaki pada awal liburan
Orang-orang mengenakan masker berjalan melintasi penyeberangan pejalan kaki pada awal liburan

Suga mengatakan pemerintah telah berharap bahwa keadaan darurat yang "singkat dan kuat" akan menekan laju gelombang keempat virus di negara itu.

Tapi, kata dia, jumlah kasus baru masih "pada tingkat tinggi di kota-kota besar", dan "rumah sakit terus kewalahan" di beberapa daerah.

Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura juga memperingatkan bahwa sistem medis wilayahnya "mencapai titik nadir".

Di satu panti jompo di Osaka, 61 warga terinfeksi virus, dan 14 meninggal saat menunggu untuk menerima perawatan di rumah sakit, lapor NHK.

Sebelumnya pada Jumat 7 Mei 2021 Yasutoshi Nishimura, menteri ekonomi yang juga bertanggung jawab atas langkah-langkah COVID-19, mengatakan strain varian virus itu menyebar dengan cepat.

Namun, media lokal melaporkan bahwa beberapa aturan masih akan mereda, seperti mengizinkan sejumlah penggemar kembali ke stadion olahraga, meskipun pembatasan lain diperpanjang.

Olimpiade akan dimulai di Tokyo pada 23 Juli. Mereka ditunda mulai 2020 karena pandemi.

Lebih dari 10.000 atlet dari 200 negara dan wilayah akan ambil bagian.

Presiden Japan's Games Seiko Hashimoto mengatakan mereka akan menyambut kunjungan presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach bulan ini, tetapi bahwa akan sangat sulit untuk mengatur dengan pembatasan sekarang telah diperpanjang.

Simak video pilihan berikut: