Olivia Jensen Minta Maaf Atas Perbuatannya Membuang Bendera Putih, Warganet Tetap Ramai Bereaksi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Olivia Jensen, mendapat hujatan dari warganet atas perbuatannya yang dilakukan bersama putrinya di Pulau Dewata. Saat itu, bintang Bukan Cinta Biasa, tengah ikut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Dengan kreasinya, pemilik nama asli Olivia Lubis Jensen mengubah penampilan. Awalnya ia mengenakan jubah mandi, dan menggunakan Bendera Merah Putih yang dilebarkan, ia berganti pakaian kebaya.

Namun, warganet meradang saat istri Arief Purnama membuang Bendera Merah Putih ke tanah.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perkarakan

Olivia Jensen (Foto: TikTok)
Olivia Jensen (Foto: TikTok)

Tak sedikit warganet yang mengomentari video yang beredar di aplikasi TikTok dengan akun @babychanyeol_. Mereka ingin memperkarakan masalah ini ke jalur hukum.

Klarifikasi

Olivia Jensen (Foto: TikTok)
Olivia Jensen (Foto: TikTok)

Melihat banyaknya warganet yang marah atas perbuatannya, Olivia Jensen pun membuat video untuk mengklarifikasinya. Dan tak lupa ia juga telah meminta maaf.

"Teman-teman semuanya, aku minta maaf sekali atas kesalahan yang terjadi. Tidak ada maksud untuk hal yang tidak berkenan. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya. Terima Kasih," ucapnya.

Tak Terima

Rupanya, permintaan maaf Olivia Jensen, masih belum diterima 100 persen oleh warganet. Bahkan, mereka masih saja marah-marah.

"Gak cukup klarifikasi, ini tentang bendera merah-putih, dulu waktu sekolah hasduk kenak tanah push up nya 50x," tulis akun Reny Reny.

"Udah basi, ngelakuin-klarifikasi-selesai. beda cerita kalo rakyat biasa pasti di pukul di ceramahin," tambah akun Man.

"PIDANA LAH! UDAH ADA UU NYA LHO!" timpal akun lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel