Olivia Nathania Tak Bisa Maafkan Dirinya Seumur Hidup akibat Kasus Dugaan Penipuan Berkedok CPNS

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta “Saya bukannya menghilang dari mereka,” tepis Olivia Nathania saat dituding menghilang bak ditelan bumi, setelah “alarm” dugaan penipuan berkedok penerimaan CPNS jalur prestasi menyala.

Salah satu terduga korban, Agustin, menuding Olivia Nathania menyuruh pria bernama Eki menyamar jadi pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Rekaman suara Eki lalu dibagikan ke sejumlah grup aplikasi percakapan dan bikin gempar.

Agustin menyebut sejak saat itu Putri Nia Daniaty, “Tidak pernah kelihatan lagi, tidak bisa ditelepon, tidak bisa dicari. Kayak menghilang ditelah bumi.” Merespons ini, lagi-lagi Olivia Nathania berkelit.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saya Drop

Sebelumnya, pada 21 Juli 2017 lalu,Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya laporan atas nama Olivia Nathania yang dibuat oleh Rani.Dalam laporan, Oi dianggap melakukan penggelapan uang Rp 61 Juta. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Sebelumnya, pada 21 Juli 2017 lalu,Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya laporan atas nama Olivia Nathania yang dibuat oleh Rani.Dalam laporan, Oi dianggap melakukan penggelapan uang Rp 61 Juta. (Deki Prayoga/Bintang.com)

“Setelah ada kasus ini saya drop Mbak, saya kan tidak tahu kalau bakal sampai sejauh ini. Ketika dilaporkan saya diam dulu, saya enggak bisa mikir,” Olivia Nathania membeberkan.

“Selama ini saya intens berkomunikasi tetapi setelah saya tahu ya akhirnya saya lepas dalam pengertian: Ya Allah kenapa seperti ini?” imbuhnya dalam video klarifikasi yang tayang di kanal YouTube KH Infotainment.

Saya Butuh Waktu

Nia Daniati dan Olivia Nathania. (Deki Prayoga/Bintang.com)
Nia Daniati dan Olivia Nathania. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Mengetahui kasus dugaan penipuan ini menggelinding bak bola salju, Olivia Nathania mengaku butuh waktu untuk merenung sembari mengumpulkan keberanian menghadapi awak media.

“Akhirnya saya butuh waktu untuk ibarat kata merenung dulu. Yang akhirnya saya berani ketemu teman-teman saja kaki saya sudah gemetar karena labeling orang di luar sana terlalu banyak,” ujar Olivia Nathania.

Merasa Bersalah?

Putri Nia Daniati, Olivia Nathania usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan, Selasa (1/8/2017). (Surya Hadiansyah/Liputan6.com)
Putri Nia Daniati, Olivia Nathania usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan, Selasa (1/8/2017). (Surya Hadiansyah/Liputan6.com)

Dalam kesempatan itu, seorang jurnalis menanyakan apakah Olivia Nathania merasa bersalah setelah kasus dugaan penipuan berkedok penerimaan CPNS ini ramai dibahas media.

“Kalau merasa bersalah, seumur hidup pun saya mungkin tidak bisa memaafkan diri saya karena adanya (kasus) ini. Hal yang niatnya saya mau bantu jadi seperti ini,” beri tahunya.

Tak Akan ke Mana-Mana

Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi, anak penyanyi senior Nia Daniati mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kedatangan Oi untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus penipuan yang telah dilaporkan oleh seseorang.(Deki Prayoga/Bintang.com)
Olivia Nathania atau yang akrab disapa Oi, anak penyanyi senior Nia Daniati mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kedatangan Oi untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus penipuan yang telah dilaporkan oleh seseorang.(Deki Prayoga/Bintang.com)

“Saya tidak akan ke mana-mana saya akan meluruskan ini itu. Kita lagi ngumpulin berkas, bukti-bukti yang ada. Kalau buktinya sudah kuat insyaallah kita akan laporkan,” pungkas Olivia Nathania dan kuasa hukumnya.

Hingga artikel ini disusun, Nia Daniaty belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi kepada awak media terkait kasus hukum yang menyeret putrinya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel