Ombak Setinggi 7 Meter Pantai Krui yang Dilirik Peselancar Mancanegara

Merdeka.com - Merdeka.com - Indonesia menyimpan sejuta kekayaan alam yang menjadi buruan wisatawan baik domestik dan asing. Terlebih, di wilayah pesisir.

Ombak yang tinggi selalu dilirik mereka yang punyai hobi olahraga selancar. Selain Pulau Dewata, wilayah pesisir Krui di Provinsi Lampung jadi destinasi paling diburu para peselancar baik domestik maupun mancanegara.

Kawasan di kabupaten termuda di Provinsi Lampung itu dikenal dengan wisata baharinya serta surganya penikmat ombak kelas dunia.

Demikian dikatakan Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal. Salah satu destinasi para penikmat ombak ialah Pantai Tanjung Setia.

"Ombak Pantai Tanjung Setia memiliki ketinggian antara 6-7 meter dan memiliki ombak yang panjang mencapai 200 meter," cerita Agus saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (2/9).

Krui sendiri terletak sekitar 250 Km dari Bandarlampung melewati Kota Agung, Tanggamus lalu menembus rangkaian dataran tinggi taman nasional bukit barisan.

pantai krui kabupaten pesisir barat lampung
pantai krui kabupaten pesisir barat lampung

©2022 Merdeka.com

"Ada beberapa pantai di Krui ini, yaitu Pantai Tanjung Setia, Pantai Mandiri, Pantai Pugung dan Way Jambu," katanya.

Saking dikenalnya di kalangan penikmat ombak, Kejuaraan World Surf League (WSL) Krui Pro 2020 digelar di daerah tersebut.

Ia bercerita, menurut para surfer alias peselancar, ombak pantai di Krui unik karena arahnya tidak vertikal, tetapi dari kanan menuju kiri.

"Ketinggian dan keunikan ombak di Pantai Krui membuat peselancar baik dari dalam maupun luar negeri berdatangan untuk berselancar."

"Di Krui terdapat 17 spot berselancar. Namun yang terkenal di Tanjung Setia," tambahnya.

Sementara, dampak dari kejuaraan selancar internasional begitu terasa. Perekonomian warga lokal perlahan menggeliat. Ditambah, ajang promosi kreasi dalam negeri turut digencarkan warga.

"Para penduduk lokal mampu menghargai tamu, plus kaya akan budaya. Para wisatawan bisa menikmati beragam kegiatan seni dan kerajinan membuat sarung khas Lampung bernama kain tapis," katanya.

Menurutnya, hampir semua hotel di Krui penuh, UMKM bangkit, kuliner, penjualan suvenir, jasa penyewaan sepeda motor, sewa selancar, tempat menginap dan lain lain juga menggeliat.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong kegiatan sektor pariwisata baik bertaraf lokal, nasional, maupun internasional

Agus Istiqlal juga mengatakan, banyak destinasi wisata yang berlokasi di Pesisir Barat, mulai dari Pantai Tanjung Setia, Pantai Labuhan Jukung, Pulau Pisang, dan Gua Matu. Hingga sejumlah destinasi wisata alam lainnya seperti perkebunan damar.

"Banyak lokasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan saat berada di Pesisir Barat, tidak hanya wisata pantainya, tapi banyak wisata alam dan budaya di Kabupaten Pesisir Barat, " jelasnya.

Menurutnya, Pesisir Barat memiliki beberapa program untuk pengembangan pariwisata, seperti program pengembangan destinasi pariwisata, dari sarana dan fasilitas di tempat wisata.

Kemudian, program pengembangan pemasaran pariwisata dimana pemerintah maupun pihak terkait untuk mengedukasi masyarakat agar bisa menerima turis atau wisatawan luar negeri dengan perbedaan kultur.

"Lalu program pelestarian kebudayaan daerah, program pengembangan pemberdayaan dan SDM pariwisata, serta pengembangan ekonomi kreatif," ujarnya.

Ditambahkannya, dengan potensi wisata yang ada, diharapkan Kabupaten Pesisir barat semakin dikenal oleh wisatawan mancanegara dan domestik, dengan begitu jumlah kunjungan wisatawan bisa terus meningkat. [rhm]