Ombudsman: Kepolisian Instansi yang Paling Banyak Dilaporkan Masyarakat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Adrianus Meliala merilis catatan akhir tahun terkait politik hukum HAM, dan pertahanan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Dia merinci, dari data laporan masyarakat yang diterimanya, institusi yang paling banyak dilaporkan adalah Kepolisian.

"Bahwa masyarakat yang melaporkan instansi Kepolisian pada Ombudsman RI paling banyak," kata Adrianus dalam jumpa persnya melalui siaran daring, Kamis (28/1/2021).

Dia menyebutkan, dari laporan terkait aduan soal institusi kepolisian, Ombudsman telah menyelesaikan dan menutup sebanyak 3.824 laporan, sedangkan sebanyak 1.534 laporan masih dalam proses penyelesaian.

"Tahun 2020 ini, sebanyak 699 laporan masyarakat soal kepolisian dan paling banyak dilaporkan adalah tentang dugaan penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, dan tidak memberikan pelayanan," ungkap Adrianus.

Selain itu, dia melanjutkan, pokok permasalahan yang mendominasi aduan masyarakat tentang institusi kepolisian juga terkait dengan proses penyelidikan dan penyidikan.

"Laporan atau aduan diterima seperti penetapan tersangka, DPO, visum, serta labkrim," beber Adrianus.

Setelah kepolisian, institusi pengadilan menempati urutan kedua yang diketahui paling banyak dilaporkan masyarakat kepada Ombudsman. Total dalam kurun lima tahun terakhir, 1.039 laporan diselesaikan dan ditutup, sedangkan 751 laporan masih dalam proses penyelesaian.

Adrianus menambahkan, selain dua institusi di atas, ada empat institusi lain yang masuk dalam kategori laporan bidang penegakan hukum di Indonesia.

Kejaksaan dan Lapas

Diketahui, urutan ketiga yang mencatat aduan masyarakat tertinggi adalah Kejaksaan dengan total dalam lima tahun terakhir sebanyak 532 laporan. Disusul pada urutan keempat adalah lembaga pemasyarakatan dengan total 261 laporan.

"Institusi TNI menduduki urutan kelima dengan total laporan kepada Ombudsman selama lima tahun terakahir sebanyak 62 laporan, dan terakhir adalah institusi pertahanan dengan total 29 laporan," Adrianus menandasi.

Saksikan video pilihan di bawah ini: