Ombudsman RI minta masyarakat awasi perubahan hidup berbasis listrik

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) meminta masyarakat agar terlibat langsung mengawasi perubahan gaya hidup berbasis listrik.

"Perubahan gaya hidup berbasis listrik jangan sampai merugikan masyarakat. Untuk itu Ombudsman hadir mengawal perubahan itu dengan mengajak masyarakat agar yang diselenggarakan pemerintah dapat memudahkan pelayanan," kata anggota Ombudsman RI Hery Susanto dalam dialog publik di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa electrifyng lifestyle itu merupakan gerakan perubahan gaya hidup dari mengandalkan sumber energi fosil menjadi energi terbarukan melalui listrik.

Adapun hal itu menjadi tugas pemerintah yang akan melakukan penyelenggaraan perubahan kebiasaan gaya hidup masyarakat yang nantinya akan menuntut perubahan teknologi, seperti fasilitas publik termasuk berbagai kebijakan negara, paparnya.

Baca juga: ORI: Pengawasan pelayanan publik gerakan bersama semua elemen bangsa
Baca juga: ORI sarankan Waterpauw laksanakan Keppres tentang Sekda Papua Barat

"Dalam hal ini penyelenggaraan pelayanan publik berupa kebijakan, penyediaan fasilitas, dan teknologi yang menjadi ranah pengawasan Ombudsman RI," jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, Ombudsman meminta masyarakat aktif berpartisipasi karena Provinsi Sulteng memiliki potensi nikel terbesar di dunia.

"Potensinya besar sekali akan tetapi ketersediaan kendaraan listrik masih sedikit, seharusnya Sulteng menjadi pendukung utama perubahan gaya hidup berbasis listrik," katanya.

Lebih lagi, kata Hery, perubahan gaya hidup berbasis listrik dalam waktu cepat atau lambat pasti akan tiba karena telah menjadi sebuah tuntutan teknologi global.

"Sulit menghindari perubahan gaya hidup berbasis listrik dan mutasi teknologi listrik yang ramah lingkungan karena sudah menjadi desakan secara global," ujarnya.

Adapun program konversi motor dengan bahan bakar minyak (BBM) ke listrik merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan.