Onani Hingga Pelumas, 6 Trik Nakal Lecut Orgasme Wanita

·Bacaan 3 menit

VIVAOrgasme memang bukan tujuan utama dari momen bercinta bersama pasangan. Meski tak dipungkiri, sebagian besar wanita begitu mendambakannya namun kerap tak mampu meraih klimaks di akhir sesi intim dengan suami.

Dipaparkan Co-founder Lover sekaligus psikologi klinis, Dr Britney Blair, wanita lebih kecil kemungkinannya untuk mencapai klimaks daripada pria. Faktanya, sebuah studi pada 2017 terhadap lebih dari 50.000 pria dan wanita dengan hasil pencapaian orgasme yang signifikan.

Survei menunjukkan 95 persen pria melaporkan bahwa mereka mengalami orgasme saat terakhir kali mereka bercinta. Sementara itu, hanya 65 persen wanita yang melaporkan hal yang sama.

Namun, hal itu bisa diubah dengan sedikit modifikasi pada gaya bercinta. Britney Blair mengungkap ada enam cara di mana wanita dapat meningkatkan peluang mereka untuk mengalami kepuasan seksual. Berikut rangkumannya dikutip dari laman Daily Star.

Onani

Banyak wanita tumbuh merasa malu dengan seksualitas mereka dan putus asa untuk mengeksplorasi kesenangan seksual. Tapi eksplorasi diri sangat penting bagi semua orang untuk memahami bagaimana mengalami orgasme.

"Rahasia untuk melakukan hubungan seks yang benar-benar baik adalah belajar melakukan hubungan seks yang benar-benar baik dengan diri Anda sendiri," ujar Britney Blair.

Terlebih, masturbasi adalah kesempatan untuk terhubung dengan tubuh Anda dengan fokus yang baik. Mau mencobanya?

Nikmati tiap sesi

Kedengarannya berlawanan dengan tujuan, tetapi orgasme terjadi jauh lebih mudah ketika kita berhenti memikirkannya. Tekanan untuk mencapai orgasme dapat memiliki efek sebaliknya, dan secara umum, malah memicu

Anggap saja seperti mengendarai mobil ketika Anda sedang stres, itu tidak berjalan dengan baik, kan?

"Setiap kali Anda menyadari bahwa pikiran Anda mengambil alih, luangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri lalu kembali ke dalamnya," tuturnya.

Perlahan dengan pelumas

Ada hal yang cukup mengganggu mengenai berapa lama seks berlangsung karena rata-rata pasangan berhubungan seks selama 7-12 menit, dengan foreplay dan penetrasi. Padahal, wanita tak mudah untuk dirangsang dalam waktu cepat dan tergesa-gesa.

Jadi yang perlu Anda lakukan adalah pelan-pelan, ambil pelumasnya dan nikmati sensasinya. Nikmati pengalaman berbeda dan beri diri Anda waktu untuk menjelajahi sensasi yang baik.

Eksplorasi

Menggunakan lidah, mainan seks, dan jari dapat membuat semua terasa berbeda. Bagi wanita, penting untuk mempelajari faktor-faktor yang dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk mencapai orgasme di tempat tidur.

Jika seks oral membuat Anda selalu bergairah, jangan takut untuk meminta pasangan Anda dan membimbing mereka untuk menyentuh Anda dengan cara yang Anda inginkan. Bagi pria, ini akan menjadi kasus membuang kebiasaan lama dan terbuka untuk mempelajari kesukaan pasangan.

Komunikasi

Kedua pasangan bertanggung jawab untuk berkomunikasi secara jujur ??saat berhubungan seks. Ini berarti bersikap reseptif dan terbuka terhadap momen saat bercinta seperti menanyakan "Apakah ini terasa enak?" dan saling memberi petunjuk.

Bagi wanita, ini juga berarti tidak ada lagi pura-pura orgasme! Jika Anda berencana untuk berhubungan seks lagi dengan pasangan Anda, berpura-pura orgasme akan membuat mereka memberi Anda jenis seks yang sama setiap saat dan tentu tak menyenangkan bagi Anda.

Ingat, tidak ada orang yang bisa membaca pikiran. Memberikan respons saat berhubungan seks dan mengomunikasikan keinginan Anda dapat memberikan keajaiban bagi kehidupan seks Anda.

Lecut gairah dengan kenyamanan

Setiap orang mengalami hasrat seksual secara berbeda. Bagi banyak wanita, kesehatan mental adalah bagian penting dari orgasme.

Hal ini berkaitan dengan kenyamanan untuk merasakan stimulasi seksual. Ini bisa melibatkan foreplay yang lebih lama, elemen fantasi, menggunakan mainan atau erotika dan berhubungan seks dalam posisi tertentu atau tempat yang berbeda.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel