One Championship Melahirkan Bintang Baru di Thailand

Jakarta - Persaingan di One Championship akan semakin sengit dengan munculnya bintang baru dalam duel "The Home Of Martial Arts" yang bertajuk One: A New Tomorrow di Bangkok, Thailand.

Pada Jumat, 10 Januari, terdapat aksi finishing spektakuler yang membuat para penonton di Impact Arena bergemuruh dari awal hingga laga penutup.

Berikut beberapa aksi terbaik dari ajang yang menampilkan 12 pertandingan tersebut:

Rodtang Jitmuangnon Kembali Pertahankan Gelar Juara Dunia One Flyweight Muay Thai

Atlet muda fenomenal asal Thailand Rodtang "The Iron Man" Jitmuangnon kembali mengalahkan rival kuatnya Jonathan "The General" Haggerty. Jika pada pertemuan pertama laga harus ditentukan putusan juri, kali ini, Rodtang memenangi laga lewat KO pada ronde ketiga.

Rodtang tampil impresif sejak awal laga dan menunjukkan pada penggemar mengapa ia layak mendapatkan julukan "The Iron Man". Upaya tendangan serta pukulan Haggerty tak membuat dirinya goyah dan tetap melaju hingga akhirnya menemukan celah untuk mencetak KO lewat body shot pada ronde ketiga.

Raihan ini merupakan yang kedua bagi Rodtang dalam mempertahankan gelarnya. Rodtang meraih sabuk juara tersebut dari genggaman Haggerty. Setelah itu, ia berhasil mempertahankan gelarnya dari tantangan atlet asal Brasil Walter Goncalves pada bulan Oktober lalu di Tokyo.

 

Thanh Le Jadi Penantang Serius di Divisi Featherweight

Thanh Le (One Championship)

Thanh Le kembali berhasil mencuri perhatian setelah mencetak kemenangan KO ketiga dari tiga laga yang telah ia jalani bersama One Championship. Kali ini, ia mengalahkan atlet unggulan asal Jepang Ryogo "Kaitai" Takahashi lewat sebuah pukulan presisi di ronde pertama.

Raihan impresif tersebut semakin mendekatkan dirinya pada kesempatan untuk menantang pemegang sabuk Juara Dunia One Featherwieght saat ini: Martin "The Situ-Asian" Nguyen.

Prospek laga keduanya sangat menarik ditunggu, mengingat akar keduanya yang mirip. Martin Nguyen merupakan atlet berdarah Vietnam-Australia, sementara Thanh Le memiliki darah Vietnam dan Amerika.

Evolusi Stamp Fairtex Semakin Mendekati Sempurna

Stamp Fairtex (One Championship)

Impian Stamp Fairtex untuk menjadi Juara Dunia One dalam tiga olahraga berbeda semakin dekat dengan kenyataan, setelah tampil impresif di depan para kompatriotnya di Impact Arena Bangkok.

Pemegang sabuk Juara Dunia One Muay Thai dan One kickboxing ini mengalahkan Puja "The Cyclone" Tomar dalam sebuah laga mixed martial arts pada ronde pertama melalui teknik ground and pound, yang menasbihkan bahwa dirinya memang memiliki teknik ground yang mumpuni.

Kemenangan tersebut merupakan yang keempat dalam ranah mixed martial profesional dan semakin mendekatkan dirinya menuju sabuk Juara Dunia One yang ketiga. Jika ia tetap mampu menjaga performanya hingga memiliki kesempatan untuk menghadapi "Unstoppable" Angela Lee sebagai pemegang sabuk Juara Dunia ONE Women Atomweight saat ini, maka Stamp sedang berada di jalur yang tepat untuk menjadi legenda dunia olahraga kombat.

Aksi Impresif Shinechagtga Zoltsetseg

Atlet asal Mongolia Shinechagtga Zoltsetseg tampil mengesankan dalam laga pertamanya di panggung dunia.

Pria berusia 23 tahun tersebut merupakan produk dari ajang pencarian bakat One Championship yang bernama Rich Franklin's One Warrior Series. Dan pada Jumat lalu, ia berhasil membuktikan diri bahwa ia memang layak untuk berada dalam panggung dunia.

Shinechagtga hanya membutuhkan 55 detik untuk menjatuhkan Ma Jia Wen dan memenangi laga dengan KO.

 

Sumber: One Championship

Disadur dari: Liputan6.com (Jonathan Pandapotan Purba/Adyaksa Vidi, published 16/1/2020)

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: