Ooredoo Jadi Pembeli Siaga Saham Indosat Punya Investor yang Tak Setuju Merger

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait rancangan penggabungan usaha antara perseroan dan PT Hutchison 3 Indonesia pada 22 November 2021.

RUPSLB ini untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait penggabungan usaha atau merger perseroan. Sebelumnya PT Indosat Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia, CK Hutchison Holdings Limited, CK Hutchison Indonesia dan Ooredoo South East Asia teken perjanjian penggabungan bersyarat terkait penggabungan bisnis telekomunikasi di Indonesia yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I).

Perjanjian penggabungan bersyarat itu dilakukan pada 16 September 2021. Adapun perusahaan Indosat Ooredoo dan H3I ini akan diberi nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk.

Dalam rancangan penggabungan usaha ini, PT Indosat Tbk sebagai perusahaan penerima penggabungan terhitung sejak penyelesaian penggabungan.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (19/9/2021), setiap pemegang saham Indosat yang memberikan suara tidak setuju penggabungan usaha dalam RUPSLB Indosat diberi kesempatan menjual saham mereka kepada Ooredoo Asia, yang bertindak sebagai pembeli siaga. Harga saham yang ditawarkan Rp 5.247 per saham ISAT.

Para pemegang saham Indosat yang memenuhi syarat untuk meminta agar saham dibeli oleh Ooredoo Asia adalah para pemegang saham Indosat yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang saham (DPS) Indosat pada 30 Oktober 2021 yang merupakan satu hari kerja sebelum panggilan RUPSLB.

Selain itu, pemegang saham atau investor yang memberikan suara untuk tidak menyetujui penggabungan usaha di RUPSLB Indosat yang menyetujui penggabungan usaha.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham Indosat

Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen.   (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan, Jumat, 17 September 2021, saham PT Indosat Tbk turun 3,16 persen ke posisi Rp 6.900 per saham. Saham ISAT sempat dibuka naik signifikan 425 poin ke posisi Rp 7.550 per saham.

Saham ISAT sempat berada di level tertinggi Rp 7.675 dan terendah Rp 6.775 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.013 kali dengan volume perdagangan 200.153. Nilai transaksi Rp 141,3 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel